Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini target lima persen pangsa pasar bank syariah dari total pasar perbankan nasional dapat tercapai akhir 2016, utamanya dengan upaya sinergis bersama pemerintah melalui Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).
Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Mulya Siregar,pada Keuangan Syariah Fair di Jakarta, Kamis (3/3/2016), mengatakan KNKS akan mengharmonisasi regulasi keuangan syariah sehingga memudahkan pelaku keuangan syariah untuk ekspansi bisnis dan mempertajam penetrasi ke masyarakat.
Pangsa pasar (market share) perbankan syariah mengalami peningkatan dari 4,6 persen di awal 2015 menjadi 4,87 persen di akhir 2015, meskipun belum mencapai target di 5,0 persen.
Indikator pertumbuhan industri yakni aset perbankan syariah hingga akhir 2015 mencapai sekitar Rp300 triliun.
"Di akhir 2016, kita harapkan Rp350 triliun," ujar Mulya.
Selain langkah harmonisasi regulasi, kata Mulya, KNKS juga akan mengembangkam sosialisasi keuangan syariah kepada masyarakat. Indonesia, sebagai negara dengan total penduduk muslim terbanyak di dunia, diyakini memiliki potensi ekonomi syariah yang sangat tinggi.
OJK, sebagai anggota KNKS, juga menggencarkan sosialisasi keuangan syariah, salah satunya dengan Keuangan Syariah Fair 2016 ini.
Mulya menekankan sosialisasi keuangan syariah harus lebih efektif dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Sosialisasi keuangan syariah harus langsung memaparkan produk-produknya dan di tempat-tempat umum yang dikunjungi banyak orang, jangan lagi hanya di tempat tertutup dan seperti acara diskusi saja," ujarnya.
Selain itu, kata Mulya, OJK juga membuat kelompok kerja Sinergi Komunikasi dan Pemasaran Bersama Keuangan Syariah atau "Sikompak Syariah" sebagai wadah koordinasi OJK dengan para pelaku industri.
"Kami minta antara perbankan, asuransi, pembiayaan dan dana pensiun dapat kompak. Mereka dapat sediakan produk syariah yang saling melengkapi," ujarnya.
Selain perbankan syariah, OJK juga menargetkan pangsa pasar Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah dapat mencapai lima persen, dari 3,9 persen pada 2015.
Mengacu data OJK per Desember 2015, total aset perbankan syariah mencapai Rp213,41 triliiun. Jumlah ini hanyalah 3,47 persen dibanding total aset perbankan nasional tahun lalu yang mencapai Rp6.132,58 triliun.
Bandingkan dengan total aset perbankan konvensional tahun lalu yang mencapai Rp5.919,14 triliun. Jumlah ini menunjukkan 96,51 persen dari total aset perbankan nasional tahun lalu. (Antara)
Berita Terkait
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?