Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan laporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Tahunan secara elektronik dan menerima bukti pelaporan langsung dari Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara Neil Maldrin Noor, di Makassar, Jumat (4/3/2016)
"Pada tahun 1970-an dan 1980-an, fungsi pajak dalam penerimaan negara itu nomor dua karena yang paling besar adalah minyak. Namun sekarang ini kebutuhan negara semakin besar dan produksi minyak semakin kecil, sehingga pajak ini menjadi penerimaan negara paling penting," kata Wapres Kalla saat memberikan sambutan.
Wapres menyampaikan pentingnya penyampaian pajak secara rutin, yakni untuk membiayai fasilitas negara demi kesejahteraan rakyat.
"Kekuatan negara itu sangat tergantung pada kemampuan anggarannya, dan anggaran itu tergantung pada pajak, sehingga perekonomian kita akan kuat," katanya.
Terkait sistem pengisian formulir SPT Tahunan secara elektronik, Wapres Kalla meminta Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan untuk terus memperbaiki sistem tersebut guna mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan pajaknya.
"Sistem IT ini sudah baik, tetapi masij jauh ketinggalan dibanding dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, maka beberapa tahun ke depan kita akan perbaiki sistem elektronik kita," katanya.
Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Sulawesi Selatan pada Jumat dan Sabtu (5/3).
Wapres Jusuf Kalla beserta istri, Mufidah Kalla, dan rombongan tiba di Pangkalan Udara Hasanuddin Makassar pukul 09.30 WITA.
Kunjungan kerja Wapres tersebut diawali di Wisma Kalla untuk menyerahkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Tahun Pajak 2015 di Wisma Kalla, yang diterima oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara Neil Maldrin Noor.
Dalam penyerahannya tersebut, Wapres Kalla didampingi oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo beserta Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.
Setelah penyerahan SPT Tahunan Pajak 2015, Wapres juga dijadwalkan berkunjung ke Universitas Hasanuddin untuk menghadiri Rapat Anggota Majelis Wali Amanat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
IHSG Ambles dan Aksi Jual Marak Usai Kabar Misbakhun Jadi Bos OJK
-
Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun
-
Jeffrey Hendrik Jabat Dirut PT BEI Sampai Juni 2026
-
Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan
-
Ada Danantara di Demutualisasi Bursa, Apa Untungnya Buat Investor?
-
Kronologi PT Narada Aset Manajemen Manipulasi Saham IHSG, Ini Sosok Pemiliknya
-
OJK Mulai Kumpulkan Data Saham Gorengan, Ini Bocorannya
-
BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya
-
PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027
-
Saham BUMI Terkoreksi Tajam Usai Lonjakan Signifikan, Ini Kata Analis