Suara.com - The Islamic Corporation for the Insurance of Investment and Export Credit (ICIEC) yang merupakan salah satu anggota dari Islamic Development Bank Group dan PT Asuransi Asei Indonesia (Asuransi Asei) menandatangani perjanjian pada Sidang Tahunan IDB ke-41, yang dilaksanakan di Jakarta.
Penandatanganan ini memungkinkan Asuransi Asei untuk menawarkan produk Kredit Ekspor Jangka Menengah dan Asuransi Investasi Asing dari ICEC kepada para eksportir dan investor untuk melakukan bisnis di Indonesia.
Oussama Kaissi, CEO ICIEC menjelaskan kesepakatan ini adalah bagian dari komitmen ICIEC untuk mendorong keterlibatannya di Indonesia, terutama pada Asuransi Investasi Asing dan impor Peralatan Modal.
"Asuransi Asei merupakan mitra yang sangat penting untuk ICIEC. Dengan meningkatkan pengetahuan dan jaringan yang mereka miliki di Indonesia, kita dapat mendukung berbagai proyek yang memiliki dampak pembangunan bagi Indonesia," kata Oussama di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (19/5/2016).
Ia pun berharap, dengan adanya kerjasama dengan Asei ini dapat mengembangkan pasar Asuransi Kredit Ekspor dan Investasi Asing di Indonesia dan negara-negara anggota ECA lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
Terkini
-
IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik
-
Cadangan Devisa Indonesia Mulai Menipis, Sisa Rp2.519 Triliun
-
Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi
-
Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi
-
Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?
-
Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka
-
Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram
-
Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi
-
Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026
-
Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP