Suara.com - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada Kamis (23/6/2016) atau Jumat pagi WIB, karena investor bertaruh Inggris akan memilih tetap di Uni Eropa dalam referendum Brexit yang dipantau secara cermat.
Pemilih pergi ke tempat pemungutan suara pada Kamis untuk memberikan suara mereka guna memutuskan apakah Inggris akan meninggalkan atau tetap di Uni Eropa.
Penghitungan suara akan dimulai segera setelah jajak pendapat ditutup pada pukul 22.00 waktu setempat (21.00 GMT). Sebanyak 382 daerah penghitungan akan dibentuk, dengan 380 terletak di Inggris, Wales dan Skotlandia, satu di Irlandia Utara dan satu di Gibraltar.
Hasilnya diharapkan akan resmi dideklarasikan di Balai Kota Manchester pada Jumat waktu setempat. Menurut enam jajak pendapat utama dari 18 Juni sampai 22 kubu "Tinggalkan" bersaing ketat dengan kubu "Tetap".
Euro dan sterling menguat terhadap greenback pada Kamis karena pasar bertaruh kubu "Tetap" pada akhirnya akan menang. Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,17 persen menjadi 93,552 pada akhir perdagangan.
Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 18 Juni, angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal disesuaikan secara musiman menurun 18.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya menjadi 259.000, di bawah konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan.
Penjualan rumah keluarga tunggal baru di AS pada Mei 2016 berada di tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 551.000, gagal memenuhi perkiraan pasar, kata Departemen Perdagangan, Kamis. Angka ini 6,0 persen di bawah tingkat April yang revisi pada 586.000.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1355 dolar dari 1,1302 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4803 dolar dari 1,4681 dolar. Dolar Australia naik ke 0,7598 dolar dari 0,7493 dolar.
Dolar dibeli 105,82 yen Jepang, lebih tinggi dari 104,43 yen pada sesi sebelumnya. Dolar merosot menjadi 0,9574 franc Swiss dari 0,9587 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2785 dolar Kanada dari 1,2845 dolar Kanada. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Pemerintah Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah, Bahlil Minta Bank Biayai Hilirisasi
-
Saham MGLV Naik 4.271 Persen, Kini Resmi Dikuasai Raksasa Data Center
-
Profil PT Hillcon Tbk (HILL), Harga Sahamnya Anjlok Parah Usai Gugatan PKPU
-
Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?
-
Saham BUMI Diborong Lagi, Target Harganya Bisa Tembus Level Rp500?
-
Eks Bos GOTO Resmi Masuk Jajaran MGLV, Bakal Masuk Sektor Teknologi?
-
Bocoran Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Dari Internal?
-
Riza Chalid Punya Anak Berapa? Putranya Kini Terancam Bui 18 Tahun
-
Emiten WTON Masuk Daftar 13% Perusahaan Top Konstruksi Dunia
-
BI Siapkan Rp 185,6 Triliun, Begini Cara Tukar Uang Lebaran