Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan pembangunan fisik Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) atau Tol Dalam Kota Bandung dijadwalkan akan dimulai pada November 2017.
"Rencananya pembangunan BIUTR akan dimulai dari pintu keluar Tol Pasteur hingga ujung jembatan layang Pasupati (Pasteur Surapati)," kata Iwa Karniwa, di Bandung, Rabu (14/9/2016).
Ia menuturkan jalur BIUTR Pasteur - Cileunyi yang memiliki panjang 20,6 kilometer ini akan melintasi lahan milik sejumlah lembaga dan kementerian.
"Dan saat melintas di Surapati atau searah dengan Gedung Sate jalan tol akan berupa elevated atau dibuat seperti terowongan. Soalnya tol tidak boleh lebih tinggi dari bangunan heritage," katanya.
Menurut dia pemerintah pusat berencana memperbaharui green book investasi untuk memasukan kembali proyek pembangunan Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR).
Ia mengatakan proses pembangunan tol dalam kota Bandung ini terus berjalan dimana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah menyusun jadwal tahapan pembangunan.
"Dan bulan ini dilakukan update penyusunan green book, jadi proyek ini akan ditawarkan ke investor," katanya.
Dirinya memperoleh kepastian ini usai menggelar rapat dengan Balai Pengelolaan Jalan Nasional Wilayah VI DKI-Jabar-Banten PUPR.
"Jadi pusat berharap bisa bergegas membangun ini karena sudah intensif dengan pihak Jepang terkait rencana pembiayaan. Desember rencananya akan ada penandatanganan kerjasama dengan JICA untuk BIUTR," kata dia.
Apabila dua hal ini selesai, kata Iwa, maka pemerintah pusat akan segera menyeleksi konsultan yang menggarap Details Engineering Design (DED) tol tersebut sepanjang Desember 2016-Februari 2017.
"Lalu kementerian akan melakukan kajian dan appraisal untuk menentukan harga lahan. Proses kajian ini bisa memakan waktu sampai enam bulan," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan dalam jadwal yang sudah disusun seluruh dokumen bisa tuntas sebelum Oktober 2017 dimana rencana penandatanganan kontrak pembangunan fisik akan digelar.
Ia menambahkan proses di lapangan akan menentukan jadwal ini tepat. "Dikarenakan November 2017 sudah dijadwalkan untuk memulai pembangunan fisik.
Proses pembangunan BIUTR akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jalur yang direncanakan dan trase pertama seksi satu, aksesnya meliputi Jembatan Layang Pasupati menuju Underpass Gasibu dengan panjang 5,5 kilometer.
Kemudian trase pertama seksi dua meliputi Jalan Soekarno Hatta - Gedebage Kota Bandung dengan panjang empat kilometer. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM