Suara.com - Salah satu "Self Regulatory Organization" (SRO) di pasar modal, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat bahwa dana hasil program amnesti pajak di pasar modal domestik mencapai sekitar Rp100 miliar.
"Dari setiap rekening yang ada atas nama Rekening Saham Peserta Tax Amnesty (RSPTA) dan Rekening Dana Nasabah Peserta Tax Amnesty (RDNPTA) yang tercatat di KSEI sudah mencapai Rp100 miliar lebih," ujar Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, deklarasi dana dalam rangka amnesti pajak di pasar modal cukup banyak yang belum dilaporkan kepada KSEI. Namun, dalam waktu dekat sejumlah investor akan mendeklarasikan rekening amnesti pajaknya.
"Beberapa mulai mendeklarasikan. Yang wajib melaporkan itu perusahaan sekuritas atau manajer investasi (MI). Nasabah hanya lapor ke perusahaan sekuritas atau manajer investasinya, mau investasi kemana. Kemudian, perusahaan sekuritas dan MI yang lapor ke KSEI," paparnya.
Ia mengatakan bahwa investor akan mendapatkan sejumlah keuntungan dengan mendeklarasikan dana amnesti pajak di pasar modal yakni salah satunya berupa keringanan biaya transaksi.
"Maka itu, kalau dia mau dapat diskon ya harus 'declare' bahwa itu rekening amnesti pajak," katanya.
Sebelumnya, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan mengatakan bahwa selaku regulator BEI memberikan sejumlah insentif kepada peserta program amnesti pajak yang menempatkan dananya di pasar modal, salah satunya diskon biaya transaksi "crossing" saham.
Ia menjelaskan bahwa transaksi "crossing" adalah transaksi jual beli yang dilakukan dalam satu broker atau perusahaan sekuritas untuk emiten yang sama dengan jumlah saham yang sama dan harga yang sama.
"Jadi, jika investor memiliki saham namun bukan atas namanya lalu ikut program amnesti pajak kemudian berniat memindahkan ke akunnya melalui mekanisme transaksi 'crossing', akan dapat diskon," paparnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini
-
IPC TPK Catat Bongkar Muat 299 Ribu TEUs di Awal 2026
-
Nasib Tambang Emas Martabe Diumumkan Pekan Depan
-
KB Bank dan Solusi Sinergi Digital Kerja Sama untuk Akselerasi Proyek Internet Rakyat
-
Pendataan Masyarakat Miskin Door to Door Sudah Tak Relevan
-
Di Hadapan Prabowo, Airlangga: 2 Tahun Lagi Indonesia Lepas Landas ke Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Prabowo: 60,2 Juta Warga Sudah Terima MBG, Setara Penduduk Afrika Selatan
-
Menko Airlangga Klaim Pengangguran Turun 4,74 Persen, Ini Pendorongnya
-
BEI Rombak Total Aturan Main Usai Tabir Gelap Saham RI Dibongkar MSCI