Suara.com - Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional Hendri Saparini mengaku optimis jika pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa berada di atas 5,1 persen dari yang ditargetkan oleh pemerintah.
"Sebenarnya kita bisa melebihi target tersebut. Karena kalau dilihat dari kondisi perekonomian yang bisa stabil ditengah perlambatan global ini suatu pencapaian yang luar biasa," kata Hendri di Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2017).
Menurutnya, era kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah mengubah arah kebijakan ekonomi yang lebih baik dan tahan akan sentimen negatif.
Namun, pihaknya mengingatkan kepada pemerintah untuk terus mencari dan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang kondusif dari pemerintah agar pertumbuhan ekonomi bisa merata dirasakan oleh masyarakat.
Selain itu,lanjut Hendri meminta kepada pemerintah untuk mengurangi kesenjangan pertumbuhan antar deerah yang masih dirasakan oleh masyarakat.
"Di antara sektor yang pertumbuhannya ada di bawah rata-rata nasional, adalah pertanian. Di sektor ini (pertanian) kita terus tertinggal dari Vietnam, India, bahkan Kamboja. Kalau ini bisa diselesaikan, target bisa tercapai," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Stok BBM Pertamax Tinggal 29 Hari dan Pertamina Dex 45 Hari
-
Bom Waktu Subsidi: Pemerintah Tahan Harga BBM Hingga Lebaran, APBN Siap-Siap Jebol?
-
Rupiah Tak Bertenaga, Tergerus Sentimen Timur Tengah ke Level Rp16.893
-
INNOCEAN Memuncaki Peringkat Kreatif Korea dan Menembus Papan Atas Asia
-
Demi Keselamatan Perwira di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi Pekerja di Irak dan UEA
-
Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian
-
Angkasa Pura Sumbar Mulai Stop Penerbangan Umrah Sementara
-
Indonesia dan Inggris Raya Jalin Kemitraan untuk Dorong Startup Go Global
-
Zulhas Pastikan Stok Pangan Nasional Aman di Tengah Gejolak Geopolitik Global
-
Arkadia Digital Media (DIGI) Luncurkan Aura Research, Layanan Riset dan Analisis Isu Media Digital