Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Universitas Pattimura dan Pemerintah Provinsi Maluku mengadakan Diklat Vokasi atau keterampilan di bidang pelayaran. Tahun ini, sebanyak 1000 siswa akan dididik untuk memperkuat SDM Pelaut di wilayah Timur Indonesia, khususnya di Provinsi Maluku.
Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh dua sekolah di bawah Naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhub yaitu Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar dan Balai Pelatihan dan Pendidikan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong dengan Universitas Pattimura, Ambon dan Pemprov Maluku. Dengan disaksikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, di kampus Universitas Pattimura, Ambon, Rabu (8/2/2017).
Menhub Budi merasa gembira dengan diselenggarkaannya diklat vokasi pelayaran di provinsi Maluku. Ia berharap, kehadiran diklat tersebut dapat memperkuat SDM Pelaut di Maluku.
"Negara kita khususnya di Maluku ini kaya akan laut. Saya merasa sedih dengan masih banyaknya kecelakaan kapal. Begitupun dengan kondisi kapal-kapal rakyat dan pelabuhan yang masih seadanya. Untuk itu, saya gembira hari ini keinginan kami untuk menyekolahkan 1000 orang di Maluku untuk memperkuat SDM Pelaut kita dapat terwujud," jelas Menhub Budi di depan para siswa diklat vokasi.
Menhub berharap, para lulusan diklat vokasi yang ditujukan untuk masyarakat dengan pendidikan minimal SLTP ini, nantinya dapat bekerja sebagai awak kapal pelayaran rakyat di Maluku dan sekitarnya.
"Saya juga berharap kalian dapat memastikan aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan kapal berjalan dengan baik," harapnya.
Untuk tahap pertama Diklat Vokasi Pelaut yang diselenggarakan di Maluku, Kepala BPSDM Wahju Satrio Utomo (Tommy) mengatakan telah menjaring sebanyak 240 siswa, yang akan ditempatkan sebanyak 120 siswa di PIP Makassar, dan 120 siswa di BP2IP Barombong.
"Kami meminta bantuan Universitas Pattimura dan Pemprov Maluku untuk mencari 1000 siswa diklat Vokasi. Untuk tahap pertama, telah terjaring sebanyak 240 siswa. Kita akan lanjutkan terus hingga kuota terpenuhi. Mungkin akan ditambah kuotanya bila peminatnya memang banyak," ujar Tommy.
Baca Juga: Mulai Juni, Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta akan Beroperasi
Tommy melanjutkan, diklat vokasi ini akan berlangsung selama 15 hari. Para siswa diklat akan mendapatkan tiga sertifikat yaitu, basic safety training, Security Awareness Training, Advance Fire Fighting, dan ditambah buku pelaut. Bermodalkan itu, lanjutnya, mereka bisa langsung bekerja di kapal sebagai anak buah kapal (ABK). Selanjutnya, mereka bisa melanjutkan pendidikan lagi untuk meningkatkan ratingnya.
Dalam rangka menggenjot produksi SDM transportasi baik di darat, laut, udara dan perkeretaapian, dan untuk membantu memberdayakan masyarakat yang kurang mampu atau putus sekolah, Tommy mengatakan bahwa BPSDM menargetkan kuota sebanyak 48.335 orang di seluruh Indonesia, melalui program diklat pemberdayaan masyarakat. BPSDM menggandeng Universitas-universitas dan Pemerintah Daerah untuk menjaring peserta diklat yang nantinya akan mengikuti diklat di sekolah perhubungan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami mempersilahkan bagi masyarakat yang akan mengikuti diklat ini. Minimal pendidikan SLTP dan tidak ada batasan usia, yang penting masih sehat dan bersemangat untuk bekerja sebagai anak buah kapal," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM
-
Daftar Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026, Ada yang Penghasilannya Rp5,3 Triliun!
-
Purbaya Tak Langsung Setujui Usul DPR soal Tambahan Anggaran Rp 984 T ke Kementerian-Lembaga
-
Harga Emas Antam Melonjak ke Rp2,67 Juta per Gram Selama Sepekan
-
Purbaya Klaim Anggaran Pendidikan Tetap Rp 769,1 T Meski Subsidi BBM Naik
-
Purbaya Sesumbar 8.523 Kopdes Merah Putih dan 16 Sekolah Rakyat Sudah Dibangun di Jateng
-
Bank Raya Genjot Transaksi Digital, Digital Saving Melonjak Jadi Rp3 Triliun
-
Purbaya Pamer MBG Ciptakan 193 Ribu Lapangan Kerja di Jateng
-
Target APBN 2025 Banyak Meleset, Purbaya Ungkap Penyebabnya
-
Buruh Waswas Aturan Baru Tembakau, Khawatir Gelombang PHK Meluas