Pada hari Selasa (18/4/2017), bertempat di Kantor Pusat BRISyariah, Abdul Muis Jakarta Pusat, telah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah yang dimulai pada pukul 09.00 WIB. RUPS tersebut telah mengambil sejumlah keputusan penting.
Pertama, persetujuan Laporan Tahunan Perseroan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2016, termasuk penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Sukuk Mudharabah Subordinasi I Bank BRISyariah Tahun 2016.
"Selain itu, RUPS juga menyetujui laba bersih perseroan yang dibagi penggunaannya adalah Laba Bersih periode 1 Januari 2016 sampai dengan 31 Desember 2016 sebesar Rp 170.209.226.488,- (seratus tujuh puluh miliar, dua ratus sembilan juta, dua ratus dua puluh enam ribu, empat ratus delapan puluh delapan rupiah)," kata Direktur Utama BRI Syariah, Moch Hadi Santoso di Jakarta, Selasa (18/4/2017).
Adapun pembagian dividen dilakukan dengan ketentuan pembagian sebagai berikut:
a. Penyisihan cadangan Perseroan sesuai Pasal 70 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebesar 10 persen (sepuluh persen) dari Laba Bersih Tahun Buku 2016 atau sebesar Rp 17.020.922.649 (tujuh belas miliar, dua puluh juta, sembilan ratus dua puluh dua ribu, enam ratus empat puluh sembilan rupiah).
b. Sisanya sebesar 90 persen (sembilan puluh persen) dari Laba Bersih Tahun Buku 2016 atau sebesar Rp 153.188.303.839,- (seratus lima puluh tiga miliar, seratus delapan puluh delapan juta, tiga ratus tiga ribu, delapan ratus tiga puluh sembilan rupiah) ditetapkan sebagai Laba Ditahan Perseroan.
2. Menyetujui pembayaran Zakat Perseroan sebesar 2,5 persen (dua koma lima persen) dari Laba Bersih Tahun Buku 2016 atau sebesar Rp 4.255.230.662,- (empat miliar, dua ratus lima puluh lima juta, dua ratus tiga puluh ribu, enam ratus enam puluh dua rupiah) dan dibebankan dalam Tahun Buku berjalan 2017;
3. Menyetujui Pemberian kuasa dan wewenang kepada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku wakil Pemegang Saham Perseroan untuk menetapkan Tantiem bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2016.
Hadi Santoso juga menegaskan dilakukan perubahan Susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah PT. Bank BRISyariah sehingga menjadi sebagai berikut:
Komisaris Utama : Eko B. Suharno
Komisaris : Hermanto Siregar
Komisaris : Komaruddin Hidayat
Komisaris : Anggito Abimanyu
Direktur Utama : Moch. Hadi Santoso
Direktur : Hilman Purakusumah*
Direktur : Indra Praseno
Direktur : Wildan
Direktur : Agus Katon Eko S
Dewan Pengawas Syariah
Ketua : KH. Didin Hafidhuddin
Anggota : M. Gunawan Yasni
Baca Juga: BRI Syariah Jalin Kerjasama dengan Politeknik Pos Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat
-
Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel
-
Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan
-
Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
-
IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?