Suara.com - Tahun ini ternyata banyak negara di Asia yang membangun berbagai proyek konstruksi dengan nilai sangat fantastis. Hal tersebut memang sangat wajar, karena keberadaan proyek konstruksi dapat menggenjot perekonomian suatu negara.
Berbicara mengenai proyek konstruksi, berikut ini adalah lima proyek konstruksi terbesar di Asia yang dirangkum oleh portal properti global Lamudi:
5. Bandara Internasional Daxing Beijing
Sebagai bandara terbesar di dunia, proyek senilai 12 miliar dolar AS ini menggeser popularitas Bandara Nanyuan Beijing dan diperkirakan bisa menampung lebih dari 45 juta penumpang setiap tahunnya. Bandara ini akan memiliki 78 gate, sebuah stasiun kereta, dan hotel kapsul yang trendi.
4. Jeddah Economic City
Juga dikenal sebagai Jeddah Kingdom City, proyek ini terdiri atas area komersial dan residensial dimana di dalamnya terdapat hunian, hotel, perkantoran hingga outlet retail. Proyek senilai 20 miliar dolar AS ini dibangun di atas lahan seluas 5.2 km persegi dengan Jeddah Tower sebagai ikonnya—yang juga merupakan gedung tertinggi di dunia. Setelah selesai, proyek ini akan menampung 210,000 penghuni dan 197,500 non penghuni untuk dapat menikmati segala fasilitas yang tersedia.
3. Bandara Al Maktoum Dubai
Pembangunan bandara terbaru di Dubai ini diperkirakan menghabiskan dana sebesar 33 miliar dolar AS dan dapat menampung sekitar 130 juta penumpang pada 2025. Sedikitnya 80% operasi flydubai akan dipindahkan dari Bandara Internasional Dubai ke Al Maktoum. Ketika semua tahap pembangunan sudah selesai, bandara ini akan memiliki kapasitas untuk menangani sekitar 220 juta penumpang.
2. Delhi Mumbai Industrial Corridor
PDB di India telah melonjak sekitar 7 persen dan pemerintah setempat sangat berusaha untuk meningkatkan daya saing global melalui berbagai cara seperti 'Make in India'. Untuk mencapai tujuan tersebut, negara ini tentu membutuhkan infrastruktur kelas dunia termasuk fasilitas yang mutakhir. Dalam upaya pengembangan ekosistem bisnis, lima koridor industri kini sedang dalam pembangunan. Salah satunya adalah Delhi Mumbai Industrial Corridor (DMIC) yang akan menjadi proyek infrastruktur terbesar dengan nilai investasi 100 miliar dolar AS. Dan yang terpenting, jika proyek ini selesai, DMIC akan memberikan 25 juta kesempatan kerja baru dan sebagian besar adalah pekerjaan di bidang manufaktur. Proyek ini juga ditampilkan dalam '100 Most Innovative Global Projects' versi KPMG.
1. One Belt, One Road
Proyek terambisius dari Cina ini berpotensi menjadi platform kolaborasi regional terbesar di dunia. Belt ini adalah jalan yang bermulai di Asia dan berakhir di Skandinavia. Jalur ini pada dahulu kala disebut sebagai Jalur Sutera dan menjadi akses perdagangan dari Cina hingga Venesia. Ketika proyek ini selesai, proyek ini akan meng-cover sekitar 65 persen populasi dunia, 1/3 PDB dunia, serta 1/4 barang dan jasa di dunia. Nilai konstruksi proyek ini diperkirakan sebesar 150 miliar dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN