Suara.com - Pemerintah mulai tahun ini akan gencar melakukan gerakan sistem keuangan non-tunai. Hal tersebut dilakukan untuk mendorong perekonomian baik Indonesia maupun perekonomian di masyarakat.
Salah satu gerakan yang dilakukan oleh pemerintah mulai dari penyaluran bantuan kepada masyarakat miskin. Seperti subsidi beras atau subsidi harga secara non tunai.
"Jadi mulai tahun ini kami ubah satu per satu jenis bantuan pemerintah yang sistem sebelumnya, menjadi bantuan yang menggunakan sistem keuangan. Sistem non-tunai tapi disalurkan melalui bank atau kartu," kata Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Senin (22/5/2017).
Menurut Bambang, dengan banyaknya gerakan non-tunai ini tidak hanya membantu meningkatkan inklusi keuangan melainkan dapat mengurangi angka kemiskinan. Dengan bantuan pemerintah, maka, pendapatan masyarakat akan meningkat.
"Masyarakatkan juga jadi lebih bisa didorong untuk menabung. Kemudian, dengan adanya akses ke sektor keuangan, masyarakat juga dapat mengambil Kredit Usaha Rakyat dan kredit mikro lain untuk digunakan di sektor produktif," ujarnya.
Bambang berharap, gerakkan non-tunai ini bisa terimplementasikan dengan baik dimasyarakat. Sehingga masyarakat di Indonesia bisa memperoleh kesejahteraan dan perekonomian di Indonesia bisa lebih baik lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI
-
IHSG Melemah di Awal Pekan Saat Perang AS-Iran Memanas, Cek Saham-saham Rekomendasi
-
IHSG Makin Terpuruk Pagi Ini, Kembali Bergerak ke level 6.900
-
BRI Multiguna Karya, Solusi Renovasi Rumah Nyaman Setelah Lebaran
-
Antam Tersedia di Pegadaian, Cek Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini
-
Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI? Intip Portofolio Terkini 'Warren Buffet' Indonesia
-
Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?
-
Profil PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA): Emiten Produsen Emas, Pembuat EMASKU
-
Misteri Kapal Tanker Iran yang Ditahan di Indonesia, Bagaimana Statusnya Kini?
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen