Bisnis / Keuangan
Selasa, 06 Juni 2017 | 14:11 WIB
Lelaki tua ketinggalan bus. (Viral4Real)

Para agen penjual tiket bus antar kota dan provinsi Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan mengeluh lantaran menjelang Idul Fitri 2017, penjualan tiket bus malam jarak jauh mengalami penurunan.

"Biasanya nih kalau baru masuk bulan Ramadhan udah banyak yang beli, tapi liat aja kan sekarang terminal juga masih sepi. Biasanya kan rame," kata Sugiyono saat berbincang dengan suara.com di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2017).

Ia mengatakan, biasanya tiket jurusan Yogyakarta,Solo, Semarang atau daerah Jawa lainnya sudah habis terjual pada minggu kedua bulan puasa. Namun sejak dua tahun terakhir penjualan tiket ke daerah tersebut masih banyak yang belum terjual.

"Biasanya sih udah habis, sampai ada penambahan armada. Tapi sekarang boro-boro, masih banyak itu. Dua tahun terakhir lah mulai terasa dampaknya ini," katanya.

Sugiyono menilai penurunan tersebut lantaran banyaknya mudik gratis yang disediakan oleh pemerintah atau perusahaan. Sehingga, masyarakat lebih memilih menggunakan mudik gratis tersebut.

"Siapa sih yang nggak mau pulang ke kampung gratis, saya juga mau. Apalagi kalau yang mau nyebrang lewat pelabuhan, banyak promo yang mengangkut kendaraan gratis. Ya habisnlah kita," ujarnya.

Sugiyono pun meminta kepada pemerintah untuk membantu para agen bus ini agar pendapatanya tidak tergerus. Pasalnya, jika hal ini selalu terulang setiap tahunnya akan banyak para penjual tiket bus yang gulung tikar.

"Momen lebaran kan jadi kesempatan kami untuk mendapatkan pendapatan. Kalau begini terus, anak istri nggak bisa makan. Makanya pemerintah harus cari cara deh biar kita nggak menderita begini," ujarnya.

Baca Juga: Banyak Mudik Gratis, Pendapatan Agen Tiket Bus Merosot

Load More