Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuat Posko Siaga Sapta Taruna Bina Marga di beberapa titik di ruas jalan nasional, terutama di ruas yang menjadi jalur mudik dan rawan bencana.
Beberapa diantaranya terdapat pada jalur selatan Jawa dari Nagrek sampai perbatasan Jawa Tengah telah disiagakan sebanyak 4 posko yaitu di Nagrek, Lingkar Gentong, Ciung Wanara dan Banjar.
"Jalur selatan itu rawan longsor dan banjir menurut BMKG kita akan masuk kemarau namun tetap masih ada hujan seperti beberapa hari lalu. Posko yg dilengkapi alat berat, material dan operator sehingga apabila terjadi sesuatu, bisa cepat ditangani," tutur Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resmi, Minggu (13/6/2017).
Posko tersebut nantinya berada dibawah koordinadi Kementerian Perhubungan, bersama dengan Korlantas Polri, Basarnas, Kementerian Kesehatan, BMKG. "Mudah-mudahan dengan koordinasi lebih baik kondisi mudik pun lebih baik daripada tahun lalu," tambah Menteri Basuki.
Berdasarkan pemantauan jalan nasional dari Nagrek di Jawa Barat hingga Batas Provinsi Jawa Tengah terbilang mulus, dan seterusnya hingga Purwokerto juga demikian. Namun di salah satu titik di Banyumas terdapat jalan yang bergelombang. Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto mengatakan perbaikan sedang dilakukab dan pada H-5 jalan tersebut sudah mulus kembali.
Selain itu juga terdapat 5 titik jalan yang mengalami longsor di ruas Wangon-Karang Pucung. Sejak Februari hingga saat ini, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII telah menyelesaikan 3 titik dan 2 titik lainnya ditargetkan selesai 15 Juni 2017. "Selain memperkuat tebing jalan, juga dilapisi aspal di atasnya serta marka jalan. Longsor terjadi karena memang kondisi geologi didaerah ini rawan longsor. Beberapa kita perbaiki dan kita jaga terus," tutur Arie.
Tag
Berita Terkait
-
H-10 Lebaran, 4 Flyover Perlintasan Kereta Api di Jateng Dibuka
-
SPAM Kartamantul Ditargetkan Selesai Dibangun Pada 2019
-
Dua Pekan Jelang Lebaran, Menteri PUPR Cek Kesiapan Jalan
-
Inilah Daftar Kantong Parkir di Jakarta Saat Mudik Lebaran 2017
-
Jelang Lebaran, Jasa Marga Stop Sementara 3 Proyek Infrastruktur
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek