Suara.com - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengapresiasi asumsi makro, yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam nota keuangan pada rapat paripurna, Rabu (16/8/2017).
Sebab, Presiden memprioritaskan anggaran pada sektor riil yang artinya bisa mendekati realitas ekonomi masyarakat.
"Ketika prioritas mengarah pada sektor riil, secara otomatis asumsi makro lebih kepada posisi mendekati pada realitas ekonomi masyarakat," kata Taufik di DPR.
Menurut Taufik, nota keuangan yang disampaikan Presiden ini dapat diartikan pemerintah sangat ingin mengoptimalisasikan pendapatan pajak. Hal itu bisa dilihat dari kebijakan terkait perpajakan yang menjadi prioritas pemerintah.
"Pemerintah sangat menginginkan optimalisasi pendapatan pajak. Dengan tujuan dilakukan proses asumsi makro dengan mengarah pada sektor riil," kata dia.
Taufik menjelaskan, langkah keberpihakan pada sektor riil itu ditunjukkan pemerintah dengan ingin meningkatkan peran usaha mikro, kecil, dan menengah; dana desa; dan program keluarga harapan.
Sementara di lain sisi, menurutnya, nota keuangan dan RAPBN ini bukan sekadar dokumen ekonomi saja. Taufik menganggap ini adalah sebuah dokumen politik sehingga menjadi komitmen yang harus dicapai oleh pemerintah.
"Ini menjadi harapan buang bagi pemerintah dalam kaitan APBN sebagai dokumen politik komitmen pemerintah terhadap masyarakat," kata Politikus PAN ini.
Baca Juga: Sempat Dipenjara, Malaysia Usir 24 Anak-anak Indonesia
Berita Terkait
-
Anggaran Infrastruktur Naik Jadi Rp409 Triliun, Buat Apa Saja?
-
Fahri Kritik RAPBN 2018: Hati-hati Soal Ekspansi Uang
-
Memuji Jokowi dan JK Kenakan Pakaian Adat di Sidang Tahunan
-
Jokowi Klaim Kemiskinan Menurun, Demokrat: Ekonomi Kian Parah
-
Begini Cerita Jokowi Pilih Isir dari Papua Jadi Ajudan Pribadi
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman
-
Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum
-
Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian
-
Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora