Suara.com - Kontroversi proyek kota terpadu berskala internasional yang dikembangkan PT Lippo Cikarang Tbk, Meikarta terus menguat. Sebab, masih banyak yang belum dipenuhi.
Di sisi lain pihak pengembang sudah melakukan pengiklanan produk di berbagai media massa secara besar-besaran.
Komisioner Ombudsman RI, Ahmad Alamsyah Saragih menilai iklan yang ditampilkan Meikarta tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Khususnya dari sisi luas kawasan yang akan dibangun. Di dalam iklan disebut seluas 500 hektar.
"Luas wilayah ternyata cuma 84,6 (hektar) itu yang fix," kata Alamsyah di Ombudsman RI, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2017).
Terkait luas kawasan yang disebut dalam iklan 500 hektar, pihak Lippo beralasan bahwa itu merupakan visi yang ingin dicapai meskipun belum terealisasi. Menurut Alamsyah, harusnya Lippo tidak melakukan marketing yang tak sesuai dengan yang dimiliki.
"Itu yang saya bilang tadi, baiknya Lippo jangan kemudian melakukan marketing untuk sesuatu yang belum fix dan tidak sama dengan yang ada dalam izin. Karena Undang-Undang Nomor 20 tahun 2011 kan begitu," ujar Alamsyah.
Alamsyah berharap ke depan pihak Lippo mengoreksi iklan-iklan yang ditayangkan agar tidak hanya jualan visi semata kepada publik.
"Atau kalau mau menjual visi ya terus terang saja, bilang bahwa kami masih berencana, yang kami punya sekarang sudah 84,6 hektar. Supaya publik itu tahu," kata Alamsyah.
"Jadi jangan sampai orang-orang ini membayangkan positif pasti 500 hektar. Nah kami berharap dengan pertemuan hari ini dari pihak Lippo menjadi evaluasi untuk mereka dan mudah-mudahan mereka memberi iklan yang lebih proper ya," tambah Alamsyah.
Baca Juga: Lippo Targetkan Meikarta Tandingi New York City di AS
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir