Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berencana menaikkan cukai rokok sebesar 10,4 persen pada 1 Januari 2018 mendatang. Rencana itu menuai penolakan dari sejumlah pihak.
Menurut Ani, kenaikan cukai rokok ini sudah dipertimbangkan matang-matang oleh pemerintah.
“Pernyataannya masih sama, ada lah keseimbangan dari 4 hal yang mendasari kebijakan itu,” kata Ani saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2017).
Ani menjelaskan, empat pertimbangan tersebut yakni mulai dari tenaga kerja, kesehatan, peredaran rokok ilegal hingga penerimaan negara.
"Pertama, tenaga kerja. Mereka yang bekerja di sektor hasil tembakau, dari petani sampai mereka yang bekerja di pabrik rokok. Kedua aspek kesehatan, ini juga menjadi suatu perhatian meningkat," ujarnya.
Sedangkan untuk aspek rokok ilegal, Ani mengatakan pemerintah akan memberikan perhatian khusus. Pasalnya, peredaran rokok ilegal dinilai memiliki dampak buruk.
“Kalau banyak orang mampu dan bisa dengan mudah memproduksi rokok illegal, maka semuanya akan mengalami kekalahan, baik industri maupun aspek kesehatan,” terangnya.
Sedangkan faktor terakhir yakni dari sisi aspek penerimaan negara. "Kami akan tetap mencari keseimbangan di antara ke empat itu," ujarnya.
Baca Juga: Sri Mulyani Telisik Penyebab Banyak Retail Gulung Tikar
Berita Terkait
-
Cukai Rokok Naik 10 Persen, 15 Ribu Buruh Berpotensi Kena PHK
-
GAPPRI: Kinerja Industri Hasil Tembakau Turun Tiga Tahun Terakhir
-
Sri Mulyani Belum Cari Calon Dirjen Pajak Pengganti Ken
-
KPAI Minta Publik Tak Hakimi Siswa SD Penghisap Rokok Elektrik
-
Di Washington, IMF Puji Sri Mulyani karena Berantas Korupsi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Naik TransJakarta Bisa Bayar Pakai GoPay, Begini Caranya
-
Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung
-
Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000
-
5 Risiko Jual Beli Rumah Tanpa Notaris yang Bisa Rugikan Pembeli
-
Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
IHSG Tetap Loyo Meski PDB RI Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-IV 5,39%
-
Daftar Saham Buyback Januari-April 2026, Emiten Konglomerat Diborong
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'
-
Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS