Suara.com - PT. Jasa Raharja menggelar acara peluncuran dan bedah buku "Service Transformasi Perjalanan Jasa Raharja Mencapai Service Excellent" di hotel The Westin Jakarta, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2017). Acara ini dilakukan dalam rangka ulang tahun ke-57 badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang usaha asuransi tersebut.
Direktur Utama PT. Jasa Raharja, Budi Setyarso di usianya yang ke-57, Jasa Raharja akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada setiap korban kecelakaan alat angkutan penumpang umum dan lalu lintas jalan. Dalam rentang waktu yang cukup panjang, Jasa Raharja mendapatkan rintangan yang menjadi tantangan sekaligus kesempatan dalam melakukan transformasi pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, hal tersebut bukan masalah yang mudah dan butuh kerja keras.
"Ini keberhasilan transformasi layanan yang dilakukan Jasa Raharja tercipta karena didukung oleh pengembangan faktor kunci pendukung terutama budaya PRIME (Proaktif,Ramah, Ikhlas,Mudah, dan Empati," kata Budi, Rabu (10/1/2018).
Selain budaya kerja Prime, kata Budi, Jasa Raharja melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan serta kerja sama dengan instansi seperti kepolisian.
Pertama, melakukan digitalisasi proses dan sinkronisasi data korban kecelakaan dengan kepolisian khususnya Korlantas Polri.
Kedua, Kerja sama data online dengan Dukcapil untuk mengujinkeabsagan data kependudukan korban maupun ahli waris.
Ketiga, Kerja sama pembayaran santunan dan pembukaan rekening korban atau ahli waris dengan Bank Rakyat Indonesia berupa Cash Management System (CMS).
"Keempat kami lakukan kerja sama dengan 1.068 rumah sakit di seluruh Indonesia, yang bertujuan untuk menjamin biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas," ujar Budi.
Baca Juga: Dukung Kinerja Polri, Jasa Raharja Hibahkan Dua Mobil Mercy
Kemudian, Jasa Raharja juga melakukan perubahan Inovatif dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dalam pengembangan jaringan pelayanan.
Seperti mengoptimalkan dengan kerja sama kemitraan bersama Organda, Kemenhub, Disdukcapil,Korlantas Polri, Rumah sakit, BPJS, Dispenda, Bank Pemerintah, Bank Daerah, dan BUMN.
Selanjutnya, pengembangan proses pelayanan terkait optimalisasi proses internal bisnis. Digitalisasi berkas santunan dan penambahan fitur aplikasi berbasis mobile untuk masyarakat.
"Itu ditujukan bagi efisiensi layanan dan komunikasi kepada masyarakat," kata Budi.
Kemudian Jasa Raharja, Melakukan pengembangan standar layanan, Pengembangan Proses Pembayaran Iuran dan Pengembangan dukungan Layanan (SDM, IT Pengelolaan, Keuangan, Pengelolaan Risiko, Pengawasan Internal dan Komunikasi Korporat).
"Jadi secara internal Jasa Raharja terus melebarkan jaringan pelayanan yangbtersebarbdi 29 kantor cabang, 63 Kantor perwakilan, 67 Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) fan 1.285 kantor Samsat," kata Budi.
Berita Terkait
-
Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI
-
Prudential Soroti Risiko Korupsi yang Mengintai Sektor Keuangan
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Mulai Juli 2026, Agen Asuransi Wajib Bersertifikat, Ini Dampaknya bagi Nasabah
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan
-
AI Berpotensi Perkuat Industri Keuangan Syariah
-
Emiten UVCR Perluas Distribusi Voucher Digital, Sasar Mobile Banking
-
Bahlil Bawa Kabar Kurang Enak Soal CNG
-
Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal