Suara.com - Pameran Security, Safety & Facility Management (SSF) Expo Indonesia akan berlangsung untuk pertama kalinya dalam sejarah di Indonesia. Acara ini akan diselenggerakan selama empat hari mulai dari tanggal 15 -18 Maret 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta.
Pameran ini digelar oleh Reed Panorama Exhibitions yang berkolaborasi dengan Asosiasi Industri Sistem Keamanan Indonesia (AISKINDO). SSF Expo 2018 akan menggabungkan ruang pamer dan edukasi guna menjawab kebutuhan dan tantangan perangkat sistem keamanan di Indonesia.
General Manager Reed Panorama Exhibitions, Steven Chwee mengatakan, melalui SSF Expo Indonesia 2018 ini membuktikan bahwa Reed Panorama Exhibitions turut berperan aktif memajukan industri perangkat sistem keamanan di Indonesia.
"Kehadiran merk-merk ternama di pameran industri ini diharapkan mampu memberikan lebih banyak referensi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya sektor keamanan dan keselamatan. Serta bagaimana memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan," kata Steven Chwee di Jakarta, Kamis (25/1/2018).
Selain itu, ia berharap SSF Expo 2018 mampu menjadi wadah yang tepat yang dapat mempertemukan para pelaku usaha dengan pemangku kepentingan, pemerintah dan pengguna. "Sehingga menjadi agenda tahunan yang wajib dikunjungi," kata dia.
Disisi lain, Project Director Reed Panorama Exhibitions, Hellen Woon menambahkan, kehadiran SSF Expo Indonesia 2018 di Megabuild Indonesia diharapkan mampu melengkapi segmen keamanan, keselamatan dan manajemen fasilitas.
"Serta menjangkau pasar yang lebih luas lagi, sehingga menjadikan Megabuild Indonesia sebagai one stop solution bagi kebutuhan bangunan," ucapnya.
Di Indonesia, pasar perangkas sistem keamanan berkembang sanga menjanjikan. Tingginya kesadaran publik akan pentingnya perangkat sistem keamanan telah mendorong naik angka permintaan produk industri sistem keamanan Indonesia.
"Pertumbuhan usaha ritel, properti, dan industri pariwisata serta kelas menengah di Indonesia turut berperan mengiringi naiknya angka permintaan akan produk dan teknologi canggih dari perangkat sistem keamanan," ujarnya.
Baca Juga: PII: Percepatan Proyek Infrastruktur Tidak Masalah Asalkan.......
Berita Terkait
-
Profil Samuel Ardi Kristanto, Pengusaha Usir Nenek Elina yang Kini Ditangkap Polisi
-
Pasca Akusisi, Emiten Properti Milik Pengusahan Indonesia Ini Bagikan Dividen
-
Gandeng Travelio, Perumnas Sulap Apartemen Jadi Aset Investasi Smart Management
-
Geliat Properti Akhir Tahun: Strategi 'Kota Terintegrasi' dan Akses Tol Jadi Magnet Baru
-
Tentakel Bisnis Hashim Djojohadikusumo yang Kian Kuat Menghisap
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Menhub Soal Larangan Truk Sumbu Tiga: Bukan Matikan Bisnis, tapi Jaga Nyawa!
-
Apa Itu PPPK Paruh Waktu: Gaji, Jam Kerja, Tunjangan dan Pensiun
-
OJK Proyeksi Industri Dana Pensiun Bakal Tinggi, Ini Strateginya
-
Apa Itu ROA? Kenali Fungsi dan Rumusnya untuk Menilai Kinerja Bisnis
-
OJK Tancap Gas Konsolidasi Bank, Ratusan BPR/S Akan Digabung
-
Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai
-
Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi
-
Purbaya Ungkap Peluang Gaji PNS Naik Tahun Depan, Ini Bocorannya
-
ESDM Terus Kejar Target Produksi Minyak Tembus 900 Ribu Barel per Hari
-
Harga Cabai Tak Kunjung Turun Masih Rp 70.000 per Kg, Apa Penyebabnya?