Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan ada tiga elemen penting yang akan mengubah tatanan ekonomi Indonesia di masa depan dalam jangka waktu menengah.
"Menurut saya ekonomi baru di masa mendatang dalam waktu yang sangat dekat itu ada tiga, yaitu pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT), kendaraan listrik, dan bisnis online," kata Jonan Senin (12/2/2018).
Demi menjawab tantangan ekonomi baru tersebut, lanjut Jonan, Pemerintah terus gencar membangun pembangkit listrik berbasis EBT. Untuk tahun 2017 lalu, kapasitas pembangkit EBT nasional telah meningkat sebesar 3,4 persen dari tahun sebelumnya, sebesar 9,1 gigawatt dari 8,8 gigawatt di tahun 2016.
Dalam rangka menjaga kontribusi pembangkit EBT, target besar pembangunan infrastruktur tahun 2018 digenjot, meliputi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Sidrap tahap 1 dan rencana pengembangan tahap 2, PLTB Jeneponto, PLTB Tanah Laut, PLT Arus Laut Larantuka, PLTS Terapung Cirata, PLTM Wadubori, hingga PLTMH Warabiai.
Terkait kendaraan listrik, komitmen Pemerintah Indonesia adalah dengan mendatangkan teknologi kendaraan listrik dan menuangkannya dalam Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional.
Diproyeksikan terjadi peningkatan populasi kendaraan bertenaga listrik atau hybrid pada 2025 sebesar 2.200 unit mobil dan 2,1juta unit sepeda motor.
Pemerintah juga sedang merancang Peraturan Presiden tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik untuk Transportasi Jalan yang sudah memasuki tahap finalisasi.
Ke depan, dunia perbankan juga diprediksi juga akan mulai ikut tergeser. Keberadaan bank secara fisik akan berubah wujud menjadi lebih sederhana melalui sistem online. "Nanti 10 tahun lagi akan habis (fisik perbankan) ini," ujar Jonan.
Selanjutnya, tantangan terbesar ke depan yang dihadapi menurut Jonan adalah bagaimana memberikan akses energi kepada semua lapisan masyarakat dengan harga terjangkau. "Ini tantangan besar kita bagaimana menjalankan sila ke-5, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana Bapak Presiden bilang," katanya.
Berita Terkait
-
Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik
-
Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia
-
GIIAS 2026 Jadi Panggung Mobi Baru Asal China
-
Pesona Mobil Listrik Mirip Suzuki Swift Racikan 'Geng' Wuling, Begini Bocorannya
-
Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA
-
Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026
-
Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00
-
Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB
-
BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!
-
Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah
-
Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI