Suara.com - Kementerian Perindustrian tengah merevisi perubahan pajak kendaraan jenis mobil sedan agar tidak dikategorikan sebagai barang mewah.
“Masih dalam pembahasan. Midah-mudahan paketnya bisa keluar akhir bulan ini,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartato saat ditemui di hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).
Airlangga mengungkapkan, tujuan dari revisi tersebut untuk mendorong peningkatan utilisasi pabrik. Menurutnya, saat ini dari kapasitas pabrik sebesar 2 juta kendaraan, baru 1,4 juta produksi yang dihasilkan.
“Makanya kami mau ada insentof. Kalau ada insentof seperti ini kan kapasitasnya jadi naik,” ujarnya.
Selain itu, ia pun berharap, dengan adanya revisi aturan ini bisa memberikan peluang kepada pengguna kenadaraan bermotor untuk memiliki mobil sedan.
“Tentu dengan peningkatan kemampuan dan daya beli harapannya ada migrasi pemilik motor untuk memiliki sedan dengan kompetitif, targetnya (peningkatan) minimal 8 persen (pembeli sedan)," katanya.
PPnBM mobil sedan di RI saat ini masih ada di angka 30 persen atau berbeda jauh dengan pajak mobil keluarga, atau MPV yang sebesar 10 persen.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Manuver Mengejutkan Ford Gandeng Geely untuk Produksi Mobil Listrik
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?