Suara.com - Ketika membicarakan soal kebiasaan, dalam benak Anda, itu adalah suatu tindakan yang dilakukan secara berulang-ulang yang terkadang sudah melekat pada karakter diri seorang individu. Kebiasaan bisa dikatakan sebagai tindakan yang cukup susah untuk diubah.
Kebiasaan positif ataupun negatif dalam hal apa pun bisa memengaruhi kehidupan Anda dalam jangka panjang, baik dari kebiasaan tidur larut malam, kebiasaan makan yang manis-manis , kebiasaan lari pagi, maupun kebiasaan negatif yang bisa memengaruhi kehidupan di kemudian hari sehingga susah untuk hidup kaya.
Di tambah lagi orang-orang pada zaman yang canggih sekarang ini kebanyakan hanya bermimpi untuk menjadi orang sukses dan kaya raya tanpa berpikir bagaimana caranya dan mereka cenderung tidak bersungguh-sungguh dalam meraih apa yang mereka cita-citakan, yaitu hidup kaya.
Nah, jika Anda ingin menjadi orang sukses dan juga kaya raya suatu hari nanti, cobalah untuk menghindari kebiasaan-kebiasan yang sering Anda anggap sepele mulai dari sekarang seperti yang akan dibahas berikut ini.
Ambil Utang
Berutang sebenarnya tidaklah salah untuk dilakukan jika ada kebutuhan mendesak di mana Anda benar-benar membutuhkan jumlah uang yang cukup banyak, tapi tidak cukup untuk membayar atau membeli sesuatu semisal untuk membuka suatu usaha.
Namun, jangan pernah memutuskan untuk berutang pada bank untuk kebutuhan konsumtif. Sebenarnya boleh-boleh saja jika masih terbilang aman bagi keuangan. Namun, ada baiknya berpikir panjang ketika Anda ingin berutang. Apakah perlu beruntang hanya untuk keperluan konsumtif?
Tidak Memiliki Tabungan
Ketika Anda mendapatkan gaji setiap bulannya, sisihkanlah dari gaji untuk ditabung. Sisihkan dana untuk tabungan sebesar 20-30% dari gaji bulanan. Selain itu, jangan lupa untuk tidak mengutak-atik uang tabungan Anda tersebut agar uang yang Anda tabung tidak ikutan habis secara sia-sia. Dengan menabung setiap bulan secara teratur, tentunya Anda bisa merasakan manisnya, yaitu menggunakan tabungan tersebut di masa depan.
Belanja Tanpa Pertimbangan
Setiap orang pasti memiliki hasrat untuk berbelanja. Namun, tidak semua orang sama dalam membelanjakan uangnya. Contoh dari kebiasaan buruk yang bisa mempersulit Anda untuk hidup kaya adalah kebiasaan berbelanja tanpa pertimbangan. Artinya, Anda cenderung membeli sebuah barang tanpa memikirkan terlebih dahulu seberapa pentingnya barang tersebut bagi Anda ke depannya.
Padahal, jika meluangkan sedikit banyak waktu untuk memikirkan ulang keinginan belanja barang tersebut, keuangan Anda bisa terkontrol dengan lebih baik. Misalnya, ada barang murah, tapi kualitasnya kurang baik dan Anda membelinya karena suka. Sebaiknya, jangan melakukan hal ini.
Lebih baik Anda memilih barang dengan harga yang lebih mahal dengan kualitas yang baik dan awet untuk digunakan dalam waktu yang lama. Jadi, cobalah hentikan belanja berdasarkan keinginan sesaat dan gantilah kebiasaan belanja Anda tersebut berdasarkan kebutuhan serta kualitas jangka panjang barang tersebut.
Sering Makan di Restoran atau Kafe
Kebiasaan makan di restoran atau kafe juga bisa menyebabkan Anda susah kaya. Biasanya Anda terdorong untuk makan di restoran atau kafe karena tidak mau repot ataupun juga malas memasak. Sebaiknya, jika Anda adalah seorang karyawan kantoran atau pelajar, cobalah untuk membawa bekal sebelum pergi ke sekolah atau ke kantor.
Dengan begitu, Anda bisa mengurangi keinginan Anda untuk jajan di luar karena Anda sudah membawa bekal. Selain itu, dengan membawa bekal, Anda juga bisa berhemat dan juga mengasah skill memasak Anda setiap harinya sekaligus menjaga pola makan Anda menjadi lebih sehat.
Selalu Pakai Kartu ATM untuk Belanja
Kebiasaan lain yang bisa membuat Anda lupa diri ketika berbelanja sehingga berdampak buruk bagi masa depan untuk menjadi kaya raya adalah seringnya menggunakan kartu ATM untuk berbelanja. Kenapa bisa demikian? Sebab ketika Anda melakukan transaksi pembayaran di sebuah toko perbelanjaan dan Anda lebih memilih menggunakan kartu ATM karena lebih simpel untuk membayarnya.
Hal ini bisa membuat Anda lupa dalam menghitung saldo dan juga pengeluaran yang telah Anda lakukan dengan kartu ATM tersebut. Tentu kebiasaan ini bisa menjadi lebih buruk jika Anda tidak menguranginya. Sebaiknya, jika Anda berbelanja, pakaliah uang tunai karena dengan begitu Anda tahu dengan jelas penggunaannya dan juga bisa membatasi pengeluaran Anda dibandingkan menggunakan uang dari ATM.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Berita Terkait
-
5 Shio Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya dan Sukses Besar di Tahun Kuda Api 2026
-
Hoki! Ini 5 Zodiak yang Bakal Kaya Raya sebelum Akhir Tahun 2026
-
Tanggal Lahir yang Diprediksi Kaya dan Sukses di 2026, Kamu Termasuk?
-
Dua Kunci Syahganda Nainggolan Agar Rakyat Kaya dalam 5 Tahun: Upah dan Redistribusi Tanah
-
7 Kebiasaan Finansial yang Terbukti Membantu Anda Cepat Kaya Raya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai
-
Krisis Air Bersih Jadi Rem Pemulihan Ekonomi Pascabanjir Sumatera
-
Purbaya: Tahun Ini IHSG 10.000 Enggak Susah-susah Amat