Suara.com - Menjalani masa muda seperti cerita dongeng Cinderella mengharuskan Inggrid Manangka untuk lebih mandiri.
Wanita kelahiran Manado ini saat remaja mengaku kerap pulang pergi Jakarta Manado untuk mendampingi ayahnya yang berprofesi sebagai kontraktor.
"Papa saya kontraktor, saya suka ikut papa pulang pergi Jakarta Manado, kalau tahu kisah Cinderella, itu saya alami," kata Inggrid saat ditemui Suara.com di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (6/4/2018)malam.
Pada saat remaja, Inggrid bercita-cita ingin menjadi seorang model, beberapa perlombaan pun ia lakoninya. Tak sedikit penghargaan yang didapatkannya kala itu.
"Pernah jadi model, cover girl mode finalis," ucap Inggrid sambil tersenyum.
Namun, keinginan Inggrid menjadi seorang model ditentang oleh keluarga. Inggrid pun mengaku kerap sembunyi-sembunyi untuk tetap bisa mengikuti pagelaran mode yang disenanginya.
Mulai Berkarir
Singkat cerita, Inggrid bekerja pada sebuah perusahaan perikanan. Inggrid menduduki jabatan sebagai sekretaris diperusahaan pertama dirinya bekerja tersebut.
"Pas kerusuhan 98 saya kerja di perusahaan perikanan," kata Inggrid sambil mengenang.
Baca Juga: MyGoodHomes, Asisten Keluarga Kelas Premium
Saat pertama kali bekerja sebagai sekretaris, Inggrid kala itu dibayar dengan upah sebesar Rp2 juta setiap bulannya. Menurut Inggrid, upah itu sudah termasuk nominal yang cukup besar kala itu.
"Itu gede banget mas waktu 98 gaji 2 juta," tutur Inggrid.
Namun, karena ada permasalahan yang dirasa tidak sesuai dengan pribadi Inggrid, dirinya pun memutuskan untuk keluar dari perusahaan yang memberikan gaji cukup besar pada kala itu.
Setelah keluar, Inggrid kemudian bekerja pada perusahaan yang berbasis di Singapura. Inggrid kerap bertemu dengan orang-orang yang berkecimpung di dunia bisnis dan teknologi.
Pada saat itu pula Inggrid bertemu dengan seorang eksekutif di industri teknologi dan kemudian menikah pada 2002 lantas dikaruniai tiga orang anak.
"Ketemu suami di Hotel Four Season, waktu itu ada pertemuan, kenalan tahun 2000an, lalu nikah tahun 2002," kata Inggrid.
Berita Terkait
-
5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta
-
Cara Aktivasi Pinjaman Online Terbaru, Bunga Mulai 1,8 Persen dan Gratis Biaya Admin
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu, Guru hingga Ustaz Bisa Beri Penilaian Menu MBG
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan
-
Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru