Suara.com - Sebanyak 1.200 anggota Real Estate Indonesia (REI) dari 34 provinsi memenuhi halaman rumah dinas Gubernur Kepulauan Babel untuk menyampaikan komitmen menyinergikan properti dan pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah itu.
"Dalam rangka memperingati HUT ke-46 REI kita berkumpul di Babel untuk mengajak para pengembang dan pemerintah daerah menyinergikan properti dan pariwisata," kata Ketua DPD REI Kepulauan Babel, Thomas Jusman pada "welcome dinner" HUT ke-46 REI di Pangkalpinang,Bangka Belitung, Kamis (12/4/2018).
Ia mengatakan, REI selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong penyediaan rumah rakyat dan mendorong pariwisata baru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pada peringatan HUT ke-46 REI membangun dan membedah 46 unit rumah rakyat miskin sekaligus membagikan sertifikat tanah gratis sebagai wujud kehadiran REI sebagai insan sosial untuk masyarakat di daerah.
"Kita mendorong percepatan pembangunan rumah rakyat dan mendorong kemajuan pariwisata melalui Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Tanjung Kelayang dan Pan Semujur," ujarnya.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan mengatakan berkumpulnya semua anggota dan pengurus REI di Babel memberi dampak positif untuk kemajuan properti dan pariwisata di daerah itu.
"Kami selalu membuat kebijakan untuk memajukan pariwisata yang ada hubungannya dengan properti," ujarnya.
Pada kesempatan itu pemerintah daerah juga mengajak anggota REI berinvestasi di Babel, karena daerah itu termasuk dalam sepuluh destinasi wisata unggulan yang ditetapkan pemerintah pusat.
"Kita akan memudahkan semua perizinan jika REI berinvestasi di sini. Di usia ke-46 tahun ini REI dapat menjadi garda terdepan sebagai rumah rakyat dan terdepan di bisnis properti," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
"Venesia dari Timur" di China: Kota Air Berusia 900 Tahun Ini Siap Memukau Turis Indonesia
-
Jember Fashion Carnaval 2026 Sedot Ribuan Wisatawan, Dongkrak Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
-
Aset Properti BUMN Tak Laku, Apa yang Dilakukan Danantara
-
Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah
-
Cari Hunian Impian Lebih Mudah, Ada Promo KPR Bunga Mulai 1,75% di BRI x REI Expo Semarang 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?