Suara.com - Kedai kopi asal Amerika Serikat (AS) Starbucks berencana menutup 150 gerai kopinya karena bermasalah. Rencana penutupan itu dilakukan manajemen karena masalah penjualan yang menurun dan tingginya persaingan gerai-gerai kopi yang terus bermunculan.
Dilansir dari Reuters, manajemen Starbucks memprediksi penjualannya akan semakin menurun di 2019. Maka dari itu, pihaknya memutuskan untuk menutup sekitar 150 gerai kopinya dalam waktu dekat ini.
Meski demikian, tidak disebutkan di titik-titik mana saja kedai-kedai kopi Starbucks yang akan ditutup.
Perusahaan yang berbasis di Seattle ini juga selain menutup gerai, akan memperlambat ekspansi pembukaan gerai-gerai baru.
"Kinerja kami baru-baru ini tidak mencerminkan potensi merek kami yang luar biasa. Hal ini tidak dapat diterima," kata CEO Starbucks, Kevin Johnson dalam sebuah pernyataannya.
Saat ini Starbucks memiliki 8.000 kedai kopi. Untuk mengatasi melambatnya pertumbuhan penjualan, perusahaan berencana mengembangkan sistem penjualan dan transaksi digital pada 2019 mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
6 Fakta Evaluasi Mekanisme Full Call Auction (FCA) Bursa Efek Indonesia
-
Registrasi Online Link PINTAR BI untuk Tukar Uang Baru
-
Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court
-
Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS
-
Profil PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), Ini Pemilik Sahamnya
-
Kabar Terkini PNM Diambil Alih Negara, Danantara Jadi Penentu