Suara.com - Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Perkeretaapian Kementrian Perhubungan Zulmafendi mengungkapkan, usulan tarif jaringan kereta api ringan (light rail transit;LRT) Sumatera Selatan, masih menunggu persetujuan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi.
Tarif LRT yang diusulkan adalah Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu. Untuk rute kompleks gelora olah raga Jakabaring ke Bandara Sultan Badaruddin II adalah Rp 10 ribu. Sementara rute GOR Jabaring ke Asrama Haji bertarif Rp 5 ribu.
“Kami sudah ajukan besaran tarif ini ke Menhub tinggal menunggu tanda tangannya saja,” ujarnya di Palembang, Sumsel, Selasa (10/7/2018).
Menurutnya, dengan adanya integrasi LRT dan angkutan di bawahnya, maka masyarakat dari berbagai daerah dapat menggunakan LRT begitupun sebaliknya.
“Pola inilah yang akan kami sinkronisasikan pada saat Asian Games 2018,” kata dia.
Untuk operasionalnya sendiri, LRT dikelola oleh PT KAI. Begitu juga Sumber Daya Manusia (SDM) juga akan disiapkan oleh PT KAI, baik masinis maupun tenaga pengamanan.
Untuk enam bulan pertama sejak LRT dioperasikan, Kemenhub akan memberikan subsidi Ep 100 miliar.
“LRT di Palembang merupakan perintis, karena itu akan diberikan subsidi untuk enam bulan pertama,” pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Baca Juga: SBY Pamer Kesibukan Demokrat saat Bawaslu ke Rumahnya
Berita Terkait
-
Diterkam Buaya, Jasad Pemancing di Sumsel Tinggal Badan dan Kaki
-
Diduga Dendam, Bocah SMA Tewas Dibacok Belasan Orang hingga Tewas
-
Cuci Tangan, Alif Diterkam dan Hilang Diseret Buaya di Sungai
-
5 Bulan Buron karena Bunuh Napi, Sipir Lapas Mata Merah Dibekuk
-
Bobol Rumah Orang, Maling Ini Wakafkan Hasilnya ke Masjid
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?