Suara.com - Seorang pemancing bernama Alif (18) Warga Desa Serong Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, hilang saat memancing ikan di areal PT KAM Blok C Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (8/7/2018).
Alif hilang seusai diterkam dan ditarik seekor buaya di lokasi tersebut. Peristiwa memilukan tersebut bermula saat korban Alif bersama Agus dan rekannya hendak memancing ikan di kawasan tersebut sekitar pukul 17.30 WIB.
Setibanya di lokasi, korban Alif dan rekannya sempat berpisah untuk mencari posisi memancing di lokasi kejadian.
Namun, saat Alif hendak mencuci tangan di sungai, seekor buaya langsung menerkamnya dan membawa tubuh korban ke dalam sungai.
“Korban sempat berteriak minta tolong kepada rekan sesama pemancing, tetapi tidak sempat terselamatkan dikarenakan jarak antara korban dan temannya agak berjauhan,” kata kata salah seorang rekan korban, Yudhi, Senin (9/7/2018).
Menurutnya, kakak korban bernama Agus, yang juga ada di lokasi kejadian hanya bisa melihat tubuh adiknya itu diterkam buaya karena ketakutan.
Melihat sulitnya memberikan pertolongan kepada korban, Agus akhirnya mencari bantuan hingga akhirnya polisi datang.
Kapolres Banyuasin Ajun Komisaris Besar Yudhi Surya Markus Pinem menegaskan, pihaknya saat ini terus mencari korban dikawasan areal sungai PT KAM.
Pihak kepolisian dibantu warga setempat masih terus melakukan pencarian dan penelusuran di lokasi tersebut. Bahkan, pada pukul 19.30 WIB, buaya serta korban sempat terlihat muncul dari permukaan air dan tidak lama kemudian masuk kembali. [Andhiko Tungga Alam]
Baca Juga: Pemilik Snowbay Waterpark TMII Dibekuk Polisi karena Narkoba
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi