Bendung Manganti merupakan salah satu ikon Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, yang keberadaan serta manfaatnya sangat banyak dirasakan oleh masyarakat Jawa Barat dan Jawa Tengah, terutama bagi para petani.
Bendung Manganti dibangun mulai tahun 1971 sampai dengan 1987. Bendungan ini mampu mendistribusikan air ketiga saluran irigasi yakni Saluran irigasi Sidareja, Kabupaten Cilacap (9.614 hektar), Saluran Irigasi Cihaur, Kabupaten Cilacap (11.923 hektar) dan Saluran Irigasi Lakbok Selatan, Ciamis Pangandaran (4.616).
Selain bermanfaat sebagai sarana pengendali banjir dan mengairi saluran irigasi di Lakbok Selatan, saluran irigasi Sidareja dan Cihaur, Bendung Manganti juga sebagai sarana air baku untuk wilayah kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap dan sekitarnya.
Kemudian juga sebagai sarana pengambilan air minum PDAM (60it/det) untuk wilayah Jawa Barat, berlokasi di Desa Sidarahayu Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis dan untuk wilayah Jawa Tengah berlokasi di Desa Bojongsari Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap.
Selanjutnya, meningkatkan intensitas pola tanam dan produksi pangan, meningkatkan taraf hidup masyarakat di lingkungan bendung dan menunjang pengembangan antara daerah tingkat I Provinsi Jawa Barat daerah tingkat I Provinsi Jawa Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Adik Kandung Ungkap Ada Pejabat 'Telur Busuk' Dekat Presiden Prabowo
-
Tensi Panas! Menteri KKP Gerah Dengan Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal
-
Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce
-
Saham BUMI Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Berapa Target Harganya?
-
Menteri Ekraf Tinjau Cek Kesehatan Driver Gojek: Targetkan 136 Juta Rakyat Sehat di 2026
-
Pergerakan Harga Perak Sepekan, Tren Positif Sejak Awal Pekan
-
Pansel Jamin Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Bebas Nepotisme
-
IHSG Terus Menguat ke Level 8.200 di Sesi I, PIPA Hingga PADI ARA
-
BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025
-
Harga Minyak Stabil di Tengah Ketegangan Diplomatik AS - Iran