Suara.com - CEO Tesla Elon Musk harus menelan pil pahit akibat cuitannya di Twitter beberapa waktu lalu. Dalam waktu sebulan, jumlah kekayaan Musk pun merosot tajam.
Dilansir dari Bloomberg, menyebut bahwa total kekayaan Musk sebesar 24,4 miliar dolar AS kemudian anjlok menjadi 21,4 miliar dolar AS. Setelah ia berupaya membeli saham Tesla tanpa mengajukan proposal resmi kepada anggota dewan Tesla.
Sebelumnya, Musk berkicau melalui akun Twitternya mengenai privatisasi Tesla pada 7 Agustus lalu. Melalui akun Twitternya, Musk mengatakan akan mengatur pembiayaan untuk privatisasi dengan menjual saham Tesla sebesar 420 dollar AS per lembar saham.
Akibat hal tersebut, saham Tesla anjlok lebih dari 13 persen dalam perdagangan yang diperpanjang hari Kamis. Harga sahamnya kira-kira 30 persen lebih rendah dari posisi tertingginya selama 52 pekan yakni 387,46 dolar AS.
Untuk diketahui, Musk memiliki sekitar 20 persen saham Tesla. Agar bisa go private, dia perlu mengumpulkan lebih dari 50 miliar dolar AS untuk membeli saham dari pemegang saham lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Harga Pangan Nasional Melandai, Cabai Rawit Merah Mahal Jelang Ramadan
-
Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun, Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Apa Itu 'Safe House' dalam Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai
-
Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor
-
Kode SWIFT BSI dan Panduan Lengkap Transaksi Internasional
-
Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra