Suara.com - Telepon seluler kekinian menjadi barang yang tak hanya dimiliki orang dewasa, tapi juga anak-anak kecil. Walau hal itu masih menjadi perdebatan, ada hal lucu saat seorang bocah meminta dibelikan iPhone kepada orangtuanya.
Hal tersebut dialami oleh gadis cilik berusia 10 tahun di Malaysia bernama Yasmine. Agar ia bisa mendapat iPhone, orangtuanya meminta Yasmine menandatangani berkas berisi sejumlah kontrak persyaratan.
Kisah itu terungkap saat kakak perempuannya, Farha, mengunggah kejadian lucu ini ke akun Twitter, 9 Desember 2018.
Farha menuliskan, sang adik diminta orangtua mereka membacakan seluruh isi kontrak tertulis itu sebelum menandantanganinya untuk mengklaim iPhone.
“Kontrak itu disusun dua kali dan disarankan oleh tiga orang untuk memastikan bahwa ketentuan itu masuk akal. Saya juga ingin menambahkan bahwa dia biasanya harus menabung untuk mendapatkan apa pun yang diinginkannya seperti buku dan alat tulis,” tulis Farha seperti dikutip World of Buzz, Senin (10/12/2018).
Ia mengungkapkan, Yasmine pernah menabung uang selama dua tahun untuk membeli sendiri saklar Nintendo.
Uang ditabung juga hasil kerjanya sendiri, seperti upah mengepel lantai, menyedot debu, maupun membantu mencuci pakaian sehari-hari.
“Keluargaku mengajarkan tak ada yang gratis. Semua memunyai harganya sendiri-sendiri. Seperti Yasmine saat diminta dibelikan iPhone, dia harus menandatangani kontrak perjanjian berjudul ‘Satu Tahun Pinjaman Pelunasan iPhone’ begitulah.”
Farha mengungkapan, ada 13 perjanjian yang harus dilakukan Yasmine minimal untuk setahun ke depan, agar iPhone tak disita.
Baca Juga: Pembangunan Konsep TOD Terhambat Perizinan Pemprov DKI Jakarta
- Harus salat Subuh
- Isi daya baterai telepon hanya sampai penuh dan cabut segera setelahnya
- Jangan biarkan baterai ponsel mati, karena ini dapat mengurangi kinerja baterai
- Jangan gunakan telepon ibu dan ayah
- Jangan bawa ke toilet
- Jangan bawa ke sekolah
- Jangan pernah menggunakannya di meja makan
- Mintalah izin sebelum mengunduh aplikasi apa pun
- Saya bertanggung jawab atas penggunaan data apa pun
- Saya tidak akan meminta tambahan apa pun jika saya telah habis menggunakan kuota internet saya kecuali itu diberikan kepada saya
- Baca Al-Qur'an setiap hari atau minimal enam kali seminggu
- Jangan pernah menelepon teman ketika saya pergi dengan keluarga
- Jangan pernah menghabiskan uang sekolah
Jika Yasmine melanggar salah satu isi kontrak itu,maka iPhone miliknya harus dikembalikan kepada sang ayah, Saiful Bahar Mahfudz.
“Kalau kalian berpikir kontrak itu hanya formalitas, itu salah. Aku pernah melanggar kontrak seperti itu, dan laptopku diambil lagi oleh ayah,” tandas Farha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
-
Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?
-
Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!
-
Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI
-
Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk
-
Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman
-
BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro
-
Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!