Suara.com - Setelah peluncuran platform renovasi rumah online, Renovasik.com menggandeng beberapa bank konvensional dan syariah serta fintech P2P (peer to peer) Lending untuk menyediakan program cicilan biaya renovasi.
Beberapa bank yang bekerjasama dengan Renovasik adalah Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank BNI, Bank DBS, BPRS, P2P Lending Aktivaku, P2P Lending Gradana.
“Program cicilan ini merupakan solusi bagi para calon konsumen yang ingin menggunakan jasa renovasik tetapi terkendala biaya,” ujar CEO PT Renovasi Indonesia Satu, Fendy Hidayat dalam keterangannya, Rabu (23/1/2019).
Fendy menuturkan, sejak diluncurkan, Renovasik sudah menerima lebih dari 2.000 permintaan renovasi rumah, kantor, tempat usaha, dan lainnya.
“Rata-rata hingga 5-8 permintaan renovasi per harinya,” tutur Fendy.
Tingginya permintaan ini menurut Fendy tak lepas dari kebutuhan masyarakat akan jasa renovasi. Renovasik hadir dari permasalahan yang dialami oleh banyak masyarakat saat ingin melakukan renovasi rumah mulai dari permasalahan menghitung anggaran bangunan, memilih bahan material yang berkualitas, membuat desain, mencari tukang, serta masalah biaya renovasi.
Sementara itu, Founder sekaligus Chief Strategy Officer (CSO) PT RI 1, Indra Setiawan mengatakan, bahwa meski menggunakan sistem daring, tapi bisa dipastikan tim yang terlibat merupakan tim ahli.
"Kami tidak sembarangan memilih tim, ada spesifikasi khusus yang menjadi standar untuk bisa bekerja di renovasik.com," kata dia.
Bahkan, untuk mendapatkan SDM yang berkualitas, Renovasik membuat program “Sahabat Mandor”. Program ini untuk menjaring para mandor bangunan agar bergabung menjadi mitra Renovasik.
“Selain itu, para mandor bangunan juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan melalui orderan proyek dari Renovasik.com,” kata Indra.
Baca Juga: Seorang Bocah Meninggal Akibat Infeksi dari Kotoran Burung Dara
Selain itu, Indra menyebutkan Renovasik tak sekedar membantu memberikan konsultasi gratis seumur hidup dan kemudahan dalam merencanakan renovasi bagi konsumen.
Tetapi juga, memberikan keuntungan berupa passive income bagi konsumen yang terdaftar sebagai Sahabat Renovasik.
Ada empat keuntungan yang disediakan oleh Renovasik bagi para anggotanya, yaitu komisi sebesar 2,5% bagi yang mereferensikan proyek, komisi Rp 50 ribu bagi yang mereferensikan member baru Sahabat Renovasik, passive income dari referensi member dari proyek yang disepakati sebesar 0,5% dan 0,3% dari nilai omset, serta passive income dari member get member.
“Lewat program ini, sudah ada 140 sahabat renovasik yang membantu untuk mempromosikan renovasik kepada calon client," ujar Indra.
Bagi konsumen yang ingin melakukan renovasi dan tertarik menggunakan jasa Renovasik cukup request jasa yang diperlukan dengan mengisi formulir secara online, setelah itu tim Renovasik akan melakukan pertemuan dengan konsumen untuk membicarakan mengenai harga dan kebutuhan konsumen, setelah terjadi kesepakatan maka bisa langsung melakukan pengerjaan.
"Kami juga menyediakan simulasi sehingga konsumen bisa memperkirakan berapa biaya yang keluar untuk renovasi," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta