Hal ini menurut dia merupakan harapan dan sekaligus tantangan kepada KOPWAN agar bisa mengelola pasar rakyat dengan baik.
“Pasar rakyat ini semoga bisa mewadahi kepentingan ibu-ibu yang menjadi pedagang di desa Karang Bayan. Tidak perlu lagi berjualan di pinggir jalan terkena terik matahari dan kebasahan di kala hujan, ditambah dengan pengelolaan pasar rakyat,” tambahnya.
Marsunin (43), salah seorang pedagang, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah yang telah membangun pasar bagi mereka. Kesehariannya ia berjualan pakaian anak, sembako, dan daging di pinggiran jalan.
Setiap hari ia dibuat repot dengan membawa barang dagangnya dari rumah ke tempat jualan, atau sebaliknya.
“Terima kasih, kita sudah dibangun pasar supaya jadi tempat kami usaha. Kalau dulu pulang pergi, di pinggir jalan, jadi repot. Makanya kita berterima kasih kepada pemerintah,” katanya.
Setelah menempati kios di Pasar Karang Bayan, Marsunin ingin menambah barang dagangannya sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Namun, perempuan kelahiran 1976 itu berharap supaya diberikan bantuan modal usaha dari pemerintah.
“Supaya maju lagi usahanya. Saya minta, kalau bisa dibantu pinjamkan modal. Modal saya untuk jualan ini saja, Rp 100 juta,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Analis Rusia Prediksi Nikel Surplus 275.000 Metrik Ton, Singgung Indonesia
-
Setelah Gaspol IHSG Terkoreksi 0,38% di Sesi I, 386 Saham Turun
-
Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik
-
PSAB Tuntaskan Penjualan Proyek Emas Doup Senilai Rp8,8 Triliun
-
Saham-saham Konglomerat Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Apa Saja?
-
Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe
-
Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe
-
BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan
-
Prabowo 'Pelototi' Jeffrey Hingga Hasan Usai jadi Bos Baru BEI dan OJK