Suara.com - Sejumlah pendukung Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, merasa kecewa terhadap putusan Mahkamah Konstitusi, yang menolak gugatan tim hukum mereka dalam perkara sengketa hasil Pilpres 2019. Para pendukung lantas mengusulkan agar Prabowo - Sandiaga mendirikan bank sendiri.
Mendengar permintaan tersebut, Sandiaga mengaku sedang mengkaji usulan untuk mendirikan bank. Menurutnya, pendirian bank perlu kajian mendalam mulai dari keuntungan hingga modal.
"Kami sedang mengkaji, tapi misalnya kalau insya allah kita mendapat dukungan kita pasti, kami kaji," ujarnya saat ditemui di JCC, Kawasan GBK, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).
Pria yang akrab disapa Sandi ini melanjutkan, dalam mendirikan suatu usaha tak bisa berdasarkan dengan keinginan saja, tetapi perlu perhitungan mendalam.
"Jadi pelajaran dalam menjalankan usaha itu jangan membuat usaha berdasarkan emosi kita, kita betul-betul melihat secara tajam peluangnya seperti apa pengeloaannya seperti apa, dananya dan eksekusinya. Jangan hanya karena wah ini karena ada momentum, kami mengambil kesempatan ini tanpa perhitungan yang masak, jadi sedang mengkaji," tutur dia.
Sandi menambahkan, permintaan dari pendukungnya ini juga akan disampaikan kepada Prabowo Subianto. Ia menyambungkan, pendiri bank akan terwujud jika mendapat dukungan dari berbagai pihak.
"Saya sampaikan ke Prabowo, kalau kita bisa melangkah tentunya kita berharap dukungan dari masyarakat, kalau kita mendapatkan dukungan itu keputusan nasional," pungkasnya.
Baca Juga: Beri Sinyal Ajak Bergabung, Jokowi: Prabowo-Sandiaga Patriot Bangsa
Berita Terkait
-
Ogah Ucapkan Selamat ke Jokowi, Sandiaga: Selamat itu Kan Budaya Barat
-
Kalah di Pilpres, Bagaimana Nasib Program OK Oce Milik Sandiaga Uno?
-
Tak Hadir di KPU, Sandiaga: Kita Beri Kesempatan yang Dimenangkan MK
-
Penetapan Presiden - Wapres Terpilih, Sandiaga Jadi Pembicara OK OCE di JCC
-
Gugatan Prabowo Ditolak, Din Syamsuddin: Ada Rona Ketidakadilan di MK
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar