Suara.com - Gubernur Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell akan menolak jika diminta Presiden AS Donald Trump untuk turun dari jabatannya. Hal itu dilontarkannya, saat tanya jawab The Fed dengan DPR AS.
Seperti dilansir CNNMoney, salah satu Perwakilan Demokrat California Maxine Waters bertanya kepada Powell apakah akan patuh jika mendapat telepon dari Trump yang memintanya untuk mengepak barang-barangnya dan pergi.
"Tentu saja, saya tidak akan melakukan itu," jawab Powell.
"Aku tidak bisa mendengarmu," kata Waters sebagai tanggapan
"Jawabannya adalah, 'Tidak,'" kata Powell.
Waters mendesak lebih jauh, bertanya, "Apakah Anda yakin Presiden tidak memiliki wewenang?"
Powell menjawab: "Apa yang saya katakan adalah hukum memberi saya masa jabatan empat tahun dan saya sepenuhnya bermaksud untuk melayaninya."
Trump secara terbuka menyatakan permintaan untuk menurunkan suku bunga, mengklaim bahwa The Fed telah mengurangi ekonomi AS dengan kenaikan suku bunga tahun lalu. Langkah-langkah itu diambil untuk mencegah inflasi dan memberi para pembuat kebijakan bantal yang lebih besar jika terjadi resesi, langkah-langkah kebijakan standar mengingat kekuatan berkelanjutan dari pasar kerja AS.
Powell pum memberikan sinyal bahwa penurunan suku bunga acuan The Fed bakal terjadi. Hal ini disebabkan Perang Dagang yang membebani ekonomi AS.
Baca Juga: Sinyal Turunnya Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Rupiah
"Tampaknya ketidakpastian seputar ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi global terus membebani prospek ekonomi AS," kata Powell dalam sambutannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah
-
OJK Siap Koreksi Target IPO Usai Free Float Naik 15 Persen
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?
-
Emiten BUMI Bangkit Kembali Setelah ARB, Siapa yang Borong Sahamnya?
-
Purbaya Sebut Proyek 'Olah Sampah' Prabowo Rp 58 Triliun Sebagian Dibiayai APBN
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Optimalkan Air Bersih untuk investasi dan Perawatan Aset Jangka Panjang
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut