Suara.com - Saat ini barangkali bepergian ke luar negeri sudah menjadi aktivitas biasa bagi banyak orang, dan mungkin Anda salah satunya. Tak sekadar untuk berlibur saja, berbagai urusan bisnis juga bisa saja memaksa Anda harus mengunjungi negara lain.
Guna memenuhi berbagai kebutuhan selama berada di luar negeri, kartu kredit menjadi pilihan yang paling banyak dipakai. Alat pembayaran yang satu ini memang praktis dan tentunya bisa diterima di hampir seluruh negara.
Namun, penggunaan kartu kredit saat berada di luar negeri tetap harus dilakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. Jangan sampai tujuan Anda menikmati pembayaran yang praktis, justru berakhir dengan sejumlah masalah, termasuk membengkaknya tagihan ketika Anda pulang nanti.
Penting untuk selalu mengingat bahwa pembelanjaan Anda dengan menggunakan kartu kredit adalah utang, artinya kelak harus Anda bayar. Agar perjalanan ke luar negeri tetap nyaman dan aman ketika menggunakan kartu kredit, pastikan Anda menggunakan fasilitas yang satu ini dengan bijak dan tepat.
Simak cara menghindari kerugian saat transaksi menggunakan kartu kredit di luar negeri, seperti dikutip dari Cermati.com.
1. Hubungi Bank Penerbit Kartu Kredit Anda Sebelum Berangkat
Sebagai antisipasi terhadap berbagai tindak kejahatan, pada umumnya bank akan segera memblokir kartu kredit yang menunjukkan transaksi mencurigakan (tidak biasa). Jika selama ini Anda terbiasa menggunakan kartu kredit Anda untuk berbagai transaksi di dalam negeri, dan tiba-tiba Anda melakukan transaksi di luar negeri tanpa sepengetahuan pihak bank, maka bukan tidak mungkin bank akan memblokir kartu tersebut.
Maka, hindarilah masalah seperti ini. Pastikan Anda menghubungi pihak bank penerbit kartu kredit dan menyampaikan rencana perjalanan Anda ke luar negeri, termasuk negara-negara mana saja yang akan Anda kunjungi nanti.
2. Manfaatkan Penawaran Promo Kartu Kredit Anda
Baca Juga: Sebelum Apply Kartu Kredit Travelling, Pastikan Dulu Beberapa Alasan Ini
Bukan hanya ketika sedang belanja di luar negeri saja, Anda juga bisa menikmati berbagai keuntungan yang ditawarkan kartu kredit. Saat ini, ada banyak kartu kredit yang menawarkan berbagai promo, seperti paket perjalanan, pembelian tiket, voucher hotel, dan berbagai penawaran menarik lainnya.
Luangkan waktu Anda untuk mencari informasi, dan manfaatkan penawaran ini untuk menghemat biaya perjalanan Anda selama di luar negeri.
3. Hindari Penarikan Tunai Menggunakan Kartu Kredit
Melakukan penarikan tunai melalui kartu kredit akan dikenakan sejumlah biaya tambahan. Hal yang sama juga berlaku ketika Anda berada di luar negeri. Hindari aktivitas ini, sebab biaya yang diterapkan oleh bank juga terbilang besar untuk setiap transaksi penarikan tunai.
Pada umumnya, bank akan menerapkan biaya sekitar 2% hingga 3% untuk setiap penarikan, tergantung dari kebijakan bank penerbit. Bahkan ada yang selain mengenakan biaya bunga tarik tunai lebih besar, juga ada biaya administrasi penarikan tunai.
4. Berhemat di Negara-negara yang "Mahal"
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD
-
OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!
-
Lowongan Kerja Bea Cukai Lulusan SMA Dipercepat Purbaya Jadi Bulan Ini
-
H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026
-
CFX Dorong Kepercayaan Aset Digital Lewat Forum Diskusi CFX Connect Vol.2
-
Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz
-
Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf
-
14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran
-
Purbaya Kecolongan soal Motor Listrik MBG, Ada Miskom dengan Anak Buah
-
Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini