Suara.com - Raja Ampat semakin go digital. Semakin mudah dijangkau. Sebab, hadir aplikasi baru bernama Visit Raja Ampat. Aplikasi ini dilaunching saat Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2019, Jumat (18/10/2019).
Ada beragam fitur menarik di dalamnya. Segala informasi penting terkait pariwisata Raja Ampat ada di dalamnya. Dijamin bakal memudahkan mobilitas wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat Yusdi Lamatenggo mengungkapkan, aplikasi ‘Visit Raja Ampat’ menjadi terobosan baru.
"Kami memanfaatkan teknologi yang ada. Aplikasi ‘Visit Raja Ampat’ memiliki banyak fungsi. Dan yang pasti akan memudahkan pergerakan wisatawan dalam mencari informasi,” ungkap Yusdi.
Mengoperasikan aplikasi ‘Visit Raja Ampat’ juga sangat mudah. Bagi pengguna Android, cukup download aplikasi ini melalui Appstore. Setelah terinstall bisa langsung digunakan. Tinggal klik, maka aplikasi tersebut akan menyajikan beberapa fitur terkait pariwisata Raja Ampat.
Ada 6 fitur yang siap dieksplorasi. Terdiri dari Destinasi, Tempat Menginap, Atraksi. Ada juga Transportasi, Kuliner, hingga Handycraft. Untuk fitur Destinasi, ada 3 kelompok spot yang ditawarkan, yaitu pantai, pulau, dan desa wisata. Beberapa destinasi yang saat ini ditampilkan Arborel Island, Pasir Timbul, Wayang, dan Piaynemo. Lengkap dengan fotonya, Informasi yang disampaikan lokasi destinasi dan harganya.
"Aplikasi ini akan terus dikembangkan. Nantinya akan memuat lebih banyak informasi. Dengan begitu, wisatawan akan semakin terbantu. Mereka semakin mendapatkan kepastian ketika akan mengeksplorasi destinasi wisata di Raja Ampat,” terang Yusdi lagi.
Untuk fitur Tempat Menginap, informasi yang disampaikan sementara 3 spot. Ada Kamar Raja Homestay, Waisai Beach, dan Waiwo Dive Resort. Pengunjung aplikasi bisa mendapatkan informasi alamat, sekilas profil, hingga harga per malam.
Ada pun fitur Atraksi dikelompokan menjadi 2, yaitu Diving & Snorkling hingga Trekking Panorama. Beberapa spot yang mulai diinformasikan diantaranya Stasiun Pencucian Pari Manta. Kemudian Trekking Piaynemo.
Baca Juga: Kemenpar Sebut Indonesia Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Mancanegara
Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty pun mengatakan, aspek digital diterapkan menyeluruh pada destinasi Raja Ampat. Apalagi, infrastruktur pendukungnya sangat bagus.
"Destinasi Raja Ampat terus berinovasi. Mereka juga sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi. Apalagi, infrastruktur pendukungnya memadai. Pengoperasian aplikasi smartphone ini akan memberi beragam impact positif. Wisatawan akan semakin percaya dan nyaman dengan destinasi Raja Ampat. Itu artinya, destinasi ini akan terus tumbuh dan berkembang,” kata Esthy.
Visit Raja Ampat juga menampilkan fitur Destinasi Populer. Ada juga kanal khusus menyangkut Paket Wisata. Mengacu aplikasi tersebut, Paket Wisata yang sementara ditawarkan adalah 5D4N. Harga yang dicantumkan adalah Rp585 Ribu per pax. Ada juga fitur tambahan lain terkait potensi Promo & Diskon. Proses akan semakin simpel karena ada kanal Jelajah, Pesanan, Bantuan, juga Akun.
"Dengan aplikasi Visit Raja Ampat, destinasi Raja Ampat siap terapkan tourism 4.0 secara penuh. Sebab, pirantinya sudah ada. Mereka tinggal mengisi dan memperkaya fitur melalui konten menarik. Destinasi Raja Ampat tergolong responsif terhadap perubahan dan peluang. Sebab, wisman sangat mengandalkan internet dan gadget,” papar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani.
Sedangkan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menilai Visit Raja Ampat akan mendukung perkembangan pariwisata daerah. Aplikasi ini dinilai penting.
"Potensi marketnya juga menjanjikan. Dengan dukungan teknologi, pasar destinasi wisata Raja Ampat akan terus tumbuh dan berkembang. Pariwisata di sana pun akan terus mengalirkan manfaat ekonomi besar,” tegasnya.
Diluncurkannya aplikasi ‘Visit Raja Ampat’ melalui Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2019 diapresiasi oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menpar menjelaskan, event sebagai media promosi ideal.
“Kami gembira karena Raja Ampat memiliki aplikasi wisatanya sendiri. Kini mereka semakin dekat ke pasar. Sebab, wisatawan semakin mudah menjangkau informasinya. Launching di event juga bagus karena ada kumpulan massa yang potensial,” tutupnya
Berita Terkait
-
Legenda Borobudur Perkuat Posisi Candi sebagai Destinasi Super Prioritas
-
Destinasi Super Prioritas Tebar Pesona di ITB Asia 2019
-
Ini Top Five Menteri di Era Jokowi - JK Versi Alvara Research Center
-
Bandara Radin Inten II akan Layani Penerbangan Langsung Haji dan Umroh
-
Batam Bidik 300 Pegolf Mancanegara di 14th Nongsa Cup Golf Tournament 2019
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia
-
Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia
-
Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor