Suara.com - Pemerintah kembali menurunkan suku bunga subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi enam persen per tahun dari semula tujuh persen.
Tetapi yang menurunkan suku bunga subsidi KUR tersebut bukan dari pemerintah, melainkan pihak perbankan yang mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang lebih dulu turun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan para bankir sudah diajak berbicara terkait penurunan subsidi bunga KUR ini dan mereka menyetujui hal tersebut.
"Penyalur utama (bank) kami undang semua, Himbara dan swasta kan, kami sudah undang dan kami jelaskan ini juga ada kaitannya dengan penurunan suku bunga BI. Jadi ini tinggal transmisi penurunan. Ini juga kami minta dipercepat. Kami makanya panggil OJK, dia juga nilai, suku bunga bisa diturunkan," kata Airlangga di Kantornya, Jakarta, Selasa (12/11/2019).
Sehingga dari kesepakatan tersebut pemerintah sepakat untuk menurunkan suku bunga KUR dari tujuh persen menjadi enam persen.
"Jadi yang diturunkan pertama bunga KUR dengan turunnya bunga KUR. maka subsidi tetap. 10,5 dan 5,5 KUR dan 14 persen TKI," paparnya.
Catatan Kemenko Perekonomian hingga September 2019, pihak perbankan penyalur KUR baru menyalurkan KUR sebesar 81,1 persen. Tercatat, BRI menyalurkan sebesar Rp 77 triliun, sedangkan Bank Mandiri Rp 17,5 triliun atau setara dengan 69,8 persen. Untuk Bank BTN, penyaluran KUR sebesar 80,1 persen atau Rp 75 miliar dan Bank BNI Rp 14,4 triliun.
Bank umum swasta yang menyalurkan sebesar Rp 1,69 triliun, bank pembangunan daerah sebesar Rp 4,8 triliun dan perusahaan pembiayaan sebesar Rp 234 miliar dan koperasi sebesar Rp 28 miliar.
Baca Juga: Bunga KUR Turun 1 Persen, Bukan untuk Individu Tapi Kelompok
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Emas Antam Melesat ke Harga Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 per Gram
-
IHSG Pecah Rekor Lagi di Senin Pagi, Tembus Level 8.991
-
Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya
-
Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis
-
Geser Erick Thohir, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah
-
Pengusaha Minta Pemerintah Beri Ruang Proyek Infrastruktur untuk UMKM Konstruksi
-
Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026
-
FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG
-
Emas Pegadaian Tidak Banyak Fluktuasi, Harga Stabil 2 Jutaan Hari Ini
-
Kasus Fraud Rp1,4 Triliun, OJK Mulai Sisir Aset PT Dana Syariah Indonesia