Suara.com - Festival Belanja Global 11.11 tahun 2019 kembali memecahkan rekor sebagai ajang belanja online terbesar di dunia dengan nilai transaksi RMB268,4 miliar atau setara Rp536 triliun.
Sebanyak 200.000 brand lebih dari 78 negara diborong oleh mayoritas masyarakat Tiongkok. Lalu bagaimana dengan brand Indonesia? Apakah memanfaatkan perhelatan belanja online akbar ini?
Keterlibatan brand Indonesia masih minim, kalah bersaing dengan negara tetangga, seperti Malaysia, Vietnam, Thailand dan Philipina. Hanya sejumlah produk yang beredar di jagad ecommerce China. Seperti Indomie, Kopi Kapal Api, Biskuit Nabati, Kerupuk Udang Papatonk dan Sarang Burung Walet Yan Ty Ty. Menyusul pada gelaran festival belanja 11.11 tahun ini biskuit Tango dan Ellips.
Kepala Bidang Pengembangan Bisnis Wiulayah Asia Tenggara, Hongkong, Makau, Taiwan Tmall Global, Chris Wang mengakui produk Indonesia masih kurang populer bagi masyarakat China. Hal ini menyebabkan banyak produk asal Indonesia belum banyak beredar di pasaran.
“Kendala selama ini produk-produk dari Indonesia kurang familiar bagi konsumen China. Harus lebih banyak lagi pengusaha Indonesia memanfaatkan besarnya pasar China,” kata Chris di sela acara Festival Belanja 11.11 Alibaba, di Kampus Alibaba, Hangzhou, Chiina, kemarin.
Chris menambahkan, peluang produk Indonesia masuk pasar China melalui platform daring Tmall sangat terbuka lebar. Bahkan Chris memastikan perusahaan Indonesia tidak perlu membuka rekening di China agar bisa bertransaksi. Yang lebih penting adalah bisa memberikan tawaran yang menarik terhadap konsumen China. “Masyarakat (China) suka dengan produk berkualitas. Dan kami mendukung dengan platform logistik, distribusi hingga pembayaran,” kata dia.
Pernyataan senada disampaikan Pal Sun Peng, manajemen importir buah buahan Pagoda, platform transaksi melalui media daring di bawah kelompok Alibaba. Menurutnya, Indoneaia juga berpotensi besar untuk masuk pasar China. “Saat ini sudah ada buah yang masuk di platform Pagoda. Saya lihat Indonesia mempunyai manggis yang bagus bila dikembangkan di malaysia,” kata Pang.
Tmall Global adalah platform daring lintas negara yang sangat komprehensif dan terbesar di China atau Tiongkok. Sedikitnya 400 brand baru bergabung dengan Tmall Global menjelang perhelatan 11.11. Tahun ini Tmall memiliki target mermbedayakamn lebih dari 100 brand untuk mencapai nilai transksi GMB 10 juta.
Selain itu, Tmall Global menjadi platform yang menyiarkan sekitar 1.100 sessi livestreaming oleh beberapa Key Opinion Leader (KOL) seperti online selebriti dan influencer.
Baca Juga: 8 Fakta Festival Belanja Global 11.11 Alibaba, Pesan Antar Capai 1,3 M
Tag
Berita Terkait
-
Bisnis AI Kian Diminati Perusahaan Dunia, Raksasa China Bikin 'AI Generatif' Baru
-
Goodbye Risiko Data! Alibaba Cloud Hadirkan Platform AI Generatif Aman untuk Dua Industri Ini!
-
Alibaba AI Quark, Kacamata Pintar dari China Pesaing Ray Ban Meta
-
Telkomsigma Gandeng Alibaba Cloud Selenggarakan Event Women in Tech
-
Alibaba Cloud Meluncurkan Pusat Data Baru dan Pusat Kompetensi Global AI
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Optimisis, BCA Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 10 Persen di 2026
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Harga Bawang Putih Naik, Mendagri Bunyikan Alarm Inflasi
-
Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL
-
Mendagri Wanti-wanti Tingkat Inflasi, Harga yang Diatur Pemerintah Dilarang Naik
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku
-
Danantara Akan Atur Pemanfaatan Lahan yang Dirampas Satgas PKH dari 28 Perusahaan
-
Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba