Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berjanji akan mengembalikan dana polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada akhir Maret dengan cara dicicil. Namun Anggota Dewan Komisi VI DPR RI Herman Khaeron pesimistis pembayaran tersebut bisa dilakukan karena terbentur sejumlah masalah.
Menurut Herman ada sejumlah masalah yang harus dihadapi soal pencairan dana nasabah tersebut, terutama terbentur sejumlah aturan baik di Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Rencana Pak Erick dan Kementerian BUMN itu bulan Maret tapi kemarin kami pembahasan (rapat panja) dengan cara apa aturannya seperti apa sektor-sektor mana yang terkait dan mungkinkah awal Maret itu kita bisa bayarkan dengan cara mencicil kepada para nasabah," tanya Herman saat ditemui di Kawasan Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu (2/2/2020).
"Kalau pikiran saya kalau opsi-opsi pembayaran mungkin bisa kita selesaikan sampai Maret, tapi kalau pembayaran agak riskan tapi tergantung seluruh banyak pihak karena kan OJK punya aturan-aturan super visinya, kemudian Kementerian Keuangan juga punya aturan-aturan lainnya," lanjut Herman.
Yang terpenting kata Herman saat ini adalah bagaimana menyelesaikan masalah ini secara komprehensif, dengan membangun solusi jangka panjang.
"Yang terpenting bahwa bagaimana kita membangun solusi ini jangan hanya jangka pendek karena kalau hanya menyediakan Rp 2 triliun itu kan hanya untuk meningkatkan klaim saja atau membayar kewajibannya yang itu juga terjadi kenaikan antara November 2019 ke Januari akhir 2020," katanya.
Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir berjanji akan mengembalikan dana polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada akhir Maret.
"Insya Allah dari jajaran kementerian, tim Jiwasraya sesuai saran yang disampaikan, kami akan berupaya selesaikan mulai pembayaran awal di akhir Maret, tapi kalau memang bisa lebih cepat kami coba lakukan," ujar Erick dalam rapat Panja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (29/1/2020).
Menurut Erick, pembayaran polis nasabah akan terlaksana jika panitia kerja Komisi VI menyetujui konsep penyelamatan Jiwasraya yang telah dibuatnya.
Baca Juga: SBY Disebut Baper di Kasus Jiwasraya, Anak Buah Pasang Badan
"Tapi dalam konteks pembicaraan hari ini, akhir Maret mulai ada pembayaran kalau konsep yang kami paparkan secara tertutup itu bisa disetujui," jelas dia.
Dalam hal ini, Erick akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan untuk mencari solusi yang terbaik dalam penyelematan Jiwasraya.
"Dalam pembicaraan awal, kami jadi ingin ada pencarian di Maret," ucap dia.
Berita Terkait
-
SBY Disebut Baper di Kasus Jiwasraya, Anak Buah Pasang Badan
-
Cara Sandiaga Uno Kembalikan Kondisi Keuangan Jiwasraya dan Asabri
-
Di Hadapan Wapres Ma'ruf Amin, Ketum PBNU Ungkit Kasus Jiwasraya
-
Ditarik dari KPK, Jaksa Yadyn Bakal Tangani Kasus Korupsi Jiwasraya
-
Erick Thohir Copot Dua Direksi Asabri, Istana: Jokowi Tak Perlu Tahu
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000