Suara.com - Harga emas dunia melonjak naik pada perdagangan akhir pekan lalu, ke level tertinggi dalam 7 tahun terakhir.
Para investor berburu aset safe haven seiring kekhawatiran terhadap kejatuhan ekonomi global akibat virus corona yang menyebar cepat.
Mengutip Reuters, Senin (24/2/2020) harga emas di pasar spot naik 1,3 persen ke level 1.640,50 dolar AS per ons. Harga ini adalah posisi tertinggi sejak 14 Februari 2013 yang saat itu di level 1.635,98 dolar AS.
Sedangkan emas di pasar berjangka naik 1,4 persen ke harga 1.643,2 dolar AS per ons.
Emas batangan sejauh ini telah naik 3,6 persen secara mingguan, merupakan jalur pekan terbaik sejak awal Agustus.
"Pasar sekali lagi cemas karena wabah virus corona mungkin menyebar di luar china. Ada sejumlah besar permintaan terhadap safe haven seiring perlambatan ekonomi di China, Jepang dan Jerman," kata Edward Moya, Analis Senior pada lembaga OANDA.
Menurutnya ekspektasi kuat bahwa bank sentral global akan memberikan stimulus, itu akan terus mendorong harga emas.
Korea Selatan melaporkan 52 kasus virus corona baru sehingga total kasus di negara tersebut 156. Sementara Jepang melaporkan kasus dari kapal pesiar yang diperkirakan cluster terbesar infeksi di luar china.
Kenaikan jumlah kasus virus baru membebani pasar saham di AS serta market global. Indeks aktivitas bisnis baik di manufaktur maupun jasa di AS tertahan di periode Februari seiring banyak perusahaan telah meningkatkan kekhawatiran terhadap wabah virus corona.
Baca Juga: Wow! Harga Jual Emas Antam Naik Rp 11.000, Tembus Rp 804.000 Per Gram
Pelemahan data perekonomian di AS cenderung mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh the Fed. Suku bunga yang rendah menurunkan biaya peluang yield non bullion.
Sesangkan untuk harga palladium turun 0,3 persen ke 2.681,58 dolar AS per ons. Perak naik 0,8 persen ke level 18,50 dolar AS per ons. Sementara platinum turun 0,24 persen ke harga 975,53 dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal
-
Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan
-
Geger Platform Emas Digital Gagal Bayar Nasabah Gegara Aksi Tarik Dana Massal
-
FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar
-
Purbaya Sebut Pihak BEI Temui MSCI Senin, Jamin Pemerintah Tak Ikut Intervensi
-
Seloroh Purbaya Minta Ditraktir Prabowo Jika Ekonomi RI Tembus 6 Persen
-
Rosan Roeslani Tegas Bantah: Tak Ada Rencana Rombak Direksi dan Komisaris Bank Himbara