Suara.com - PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) memberikan santunan ke ratusan rumah dan sejumlah panti jompo yang secara tidak langsung terdampak wabah COVID-19. Program tersebut dinamakan Indodax Peduli COVID-19 yang merupakan bagian dari program corporate social responsibility rutin startup Indodax.
CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, donasi tersebut merupakan bantuan amal yang dilakukan cukup sering sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat luas.
"Bantuan tersebut atas dasar rasa kemanusiaan. Kami memberikan bantuan sembako karena banyak kepala keluarga yang mengalami dampak pelemahan ekonomi karena corona di ratusan perumahan yang dirasa memerlukan bantuan," kata Oscar Darmawan dalam keterangannya, ditulis Sabtu (16/5/2020).
Selain dari itu, Indodax juga memberikan bantuan kepada tiga panti jompo yang ada di Jakarta. Untuk pemberian bantuan panti jompo, Indodax bekerjasama dengan startup kesehatan DokterSehat.com.
Di panti jompo itu, Indodax bersama Dokter Sehat mendonasikan obat-obatan seperti multivitamin, obat-obatan, susu dan lain-lain. Mereka juga memberikan bantuan peralatan medis untuk membantu pencegahan corona.
Sementara itu, CEO dan Co-Founder Dokter Sehat Indra Darmawan mengatakan, pandemi virus Corona atau Covid-19 berdampak hingga ke aspek sosial dan perekonomian masyarakat.
Tenaga medis, pekerja di sektor informal dan hospitality, serta di semua lini terkena imbasnya. Oleh karena itu, Dokter Sehat berusaha untuk membantu semua golongan masyarakat yang terdampak melalui edukasi, informasi, dan produk yang kami miliki.
"Seperti yang kita ketahui, orang usia lanjut lebih rentan dan memiliki risiko yang lebih tinggi terjangkit Covid-19. Harapan kami, bantuan ini dapat membantu mengurangi risiko tersebut, serta diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan mereka di tengah masa pandemi,” ujar Indra Darmawan.
Selain dari itu juga ada beberapa program donasi yang ikut mengajak masyarakat ikut menyumbang. Salah satunya melalui platform Ayobantu.com. Sebuah startup pengumpulan dana masyarakat untuk misi sosial yang sudah mendapatkan ijin dari Kementerian Sosial.
Baca Juga: Para RT Protes Sembako Kemensos: Kelurahan Lain Dapat Banyak, Warakas Dikit
Dua startup ini membantu mengajak masyarakat luas untuk turut serta melakukan penggalangan dana lewat bitcoin maupun rupiah.
"Kita berharap komunitas kripto dan masyarakt luas bisa ikut membantu masyarakat luas yang membutuhkan karena terkena efek corona ini, saya kira ini sudah tanggung jawab bersama untuk menolong setiap orang yang membutuhkan," jelasnya.
Program donasi di atas merupakan serangkaian kegiatan yang diadakan oleh Indodax dan masih direncanakan akan terus berjalan selama pandemi Corona ini masih melanda Indonesia bukan hanya berhenti disini saja. Program pembagian kebutuhan pokok maupun bantuan medis akan terus diberikan dan berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar