Suara.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan tak ada pemadaman listrik di wilayah sekitar daerah khusus ibu kota pada Hari Raya Idulfitri.
Saat ini, PLN UID Jakarta Raya telah mempersiapkan jaringan listrik untuk pasokan di Jakarta.
Selain itu, PLN UID Jakarta Raya menyiagakan peralatan pendukung untuk pengawalan pasokan dan keandalan kelistrikan perayaan Idulfitri tahun ini.
"Pasokan listrik aman dan cukup. Pengawalan kelistrikan RS Rujukan Covid-19 juga tetap berjalan tanpa henti," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan dalam video conference di Jakarta, Jumat (22/5/2020).
Doddy memperkirakan, beban puncak selama hari H perayaan Idulfitri yaitu 3.508,31 MW. Angka ini serupa dengan beban puncak Jakarta saat akhir pekan selama pandemi Covid-19. Sementara, jika dibandingkan dengan Idulfitri tahun lalu, perkiraan beban puncak Idulfitri ini mengalami kenaikan sebesar 30,31 persen.
Hal ini terjadi karena adanya pelarangan mudik oleh pemerintah dan adanya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa daerah selama masa pandemi.
"Terkait dengan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB seluruh jaringan distribusi yang kami kelola itu dalam kondisi siaga normal operasi, menjaga agar seluruh pelanggan kami bisa melakukan ibadah di rumah masing-masing sesuai imbauan pemerintah," ucap Doddy.
Dalam hal ini, Doddy juga menyiagakan sebanyak 2.688 personel yang bisa diandalkan jika terdapat jaringan listrik masyarakat bermasalah.
"Kalau kita lihat dari peralatan pendukung, kita punya mobil deteksi gangguan ada tujuh unit, BPS 41 unit, unit trafo bergerak empat unit, unit gardu bergerak ada lima unit, unit kabel bergerak ada lima unit, genset kita siapkan empat unit dan crane sebanyak empat unit dengan harapan ini, karena ini berjaga-jaga meskipun kita sudah siap," katanya.
Baca Juga: Asyik, Subsidi Listrik Gratis Diperpanjang Sampai September
Tag
Berita Terkait
-
Cara Mudah Dapatkan Token Listrik Gratis Bulan Mei, Bisa Lewat WhatsApp
-
Asyik, Subsidi Listrik Gratis Diperpanjang Sampai September
-
PLN Hingga Garuda Dapat Guyuran Dana Segar Saat Corona, Berapa Besarannya?
-
Alasan Erick Thohir Tambah 2 Direksi Baru di Tubuh PLN
-
Lakukan Penyegaran, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
-
CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills
-
Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini