Suara.com - PT Jamkrindo memfasilitasi pelatihan budidaya hortikultura dengan sistem hidroponik bagi anggota Asosiasi Homestay Ciletuh, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
Pelatihan diberikan untuk memberi nilai tambah bagi homestay di kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp).
Di tengah masa pandemi covid-19, pelatihan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat. Para peserta pelatihan terlebih dahulu dicek suhu tubuh, mengenakan masker selama pelatihan, dan disediakan hand sanitizer di sekeliling tempat pelatihan, serta diberi handsanitizer personal.
Para peserta pelatihan langsung melakukan praktik di lokasi berdasarkan materi yang diberikan oleh para fasilitator.
Direktur Utama Jamkrindo Randi Anto mengatakan, pelatihan diberikan kepada para pemilik homestay agar memiliki keterampilan tambahan sehingga bisa memberikan layanan yang berbeda bagi para wisatawan yang menginap.
"Selama masa pandemi covid-19, tempat wisata memang masih tutup. Namun, setelah kondisi pulih dan tempat wisata sudah kembali dibuka, para pemilik homestay sudah memiliki sejumlah keterampilan untuk memberikan layanan yang lebih bagi para wisatawan yang menginap," ujar Randi dalam keterangannya, Senin (22/6/2020).
Pelatihan budidaya hortikultura dengan sistem hidroponik ini merupakan bagian dari bantuan untuk masyarakat terdampak covid-19 yang sumber dananya berasal dari potongan gaji direksi dan potongan THR karyawan serta potongan apresiasi perusahaan kepada karyawan, THR Direksi serta Dewan Komisaris Jamkrindo, Potongan gaji direksi dan donasi insan Jamkrindo Syariah, dan alokasi dana HUT.
Donasi seluruh insan Jamkrindo untuk masyarakat terdampak covid-19 itu mencapai Rp 4,012 miliar.
Donasi bagi masyarakat terdampak covid disalurkan di berbagai daerah melalui 9 kantor wilayah dan 56 cabang Jamkrindo.
Bantuan yang didistribusikan adalah bahan makanan dan perlengkapan kesehatan untuk masyarakat, serta alat-alat kesehatan untuk rumah sakit dan klinik, dan bantuan berupa pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Soal TVRI 6 Mei: Ini Jawaban Lengkap Materi Bisnis Hidroponik untuk SMA
Selain dari donasi direksi dan karyawan, Jamkrindo juga menyalurkan bantuan dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan bagi masyarakat terdampak covid-19 yang realisasinya per 31 Mei 2020 mencapai Rp 2,5 miliar.
"Bantuan dari donasi direksi dan karyawan, serta dari kas perusahaan itu merupakan bentuk kepedulian kami bagi masyarakat karena dampak covid-19 memang luar biasa. Sebagai perusahaan yang sehari-hari berinteraksi dengan masyarakat, kami ingin ikut meringankan beban masyarakat," ujar Randi.
Bantuan yang diberikan kepada masyarakat selama masa pandemi covid-19 ini sejalan dengan rangkaian peringatan HUT ke-50 Jamkrindo 1 Juli 2020. Dalam rangka berkontribusi kepada masyarakat, HUT ke-50 Jamkrindo fokus pada tiga hal yakni Jamkrindo Peduli Sosial, Jamkrindo Peduli Kesehatan, dan Jamkrindo Peduli Pendidikan.
Kepala Desa Ciwaru Taopik Guntur menuturkan, pelatihan budidaya hidroponik yang diselenggarakan oleh Jamkrindo bisa memberikan nilai tambah bagi para pemilik homestay.
Apalagi, pelatihan dilaksanakan pada masa pandemi covid-19 saat aktivitas ekonomi masyarakat berkurang drastis karena pembatasan sosial.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Jamkrindo karena di tengah pandemi covid-19, tetap berkomitmen melaksanakan pemberdayaan masyarakat," ujar Taopik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
-
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik
-
Wings Group Makin Agresif Buka Cabang Baru FamilyMart
-
30 Ton Bantuan Pangan di Kirim ke Aceh Tamiang
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?