Suara.com - Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara menyebut, kedatangan 500 TKA China secara bertahap yang berstatus sebagai tenaga ahli akan menguntungkan buat daerah, terutama dalam mempercepat pembangunan 33 tungku smelter.
"Proses ini juga, nantinya bakal menambah penyerapan tenaga kerja lokal," ujar Gusli dalam keteranngannya, ditulis Selasa (23/6/2020).
Gusli mengungkapkan, saat ini keberadaaan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, memiliki dampak yang besar terhadap angka penyerapan tenaga kerja.
Saat ini, lanjut dia, penyerapan tenaga kerja lokal yang bekerja di VDNI dan OSS sudah mencapai sekitar 16 ribu orang.
"Coba kalau dikali dua, maka akan menjadi 32 ribu jiwa, dan jika dikalikan dua dengan jumlah anak mereka, berarti yang akan bergantung hidup 64 ribu jiwa. Nah ini bukan hal yang kecil, dan kita harus perhitungkan dengan baik dan kita pertimbangkan dengan sebaik- baiknya," imbuhnya.
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra menyetujui kedatangan 500 TKA China secara bertahap untuk mempercepat pembangunan smelter sebagai proyek strategis nasional dengan persyaratan.
Persetujuan tersebut diambil dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sultra Abdul Rahman Saleh, External Affair Manager VDNI Indrayanto, Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra Sofyan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra Saemu Alwi, serta perwakilan Imigrasi Kelas IA Kendari di ruang rapat DPRD Sultra, Jumat (19/6).
"Kami tidak menolak investasi tetapi syarat-syarat ini harus dipenuhi, karena itu kedatangan 500 TKA secara bertahap ini dapat terlaksana sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebelum masuk wilayah kerja di pertambangan pihak VDNI harus menunjukkan visanya 500 TKA kepada kami di DPRD untuk memastikan visanya," tutup dia.
Baca Juga: Warga Sultra Tanggapi Isu Penolakan 500 TKA China
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Program Vokasi Nasional Rp 2,12 T Resmi Diumumkan, Jaring Lulusan SMK dan Karyawan PHK
-
Aturan Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia Masih Abu-abu: Ternyata Tak Segampang Itu!
-
Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli 2026, Telan Anggaran Rp 4,14 Triliun
-
PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam
-
Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!
-
Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing
-
Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak
-
Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo
-
Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya
-
Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas