Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 benar-benar menguras habis kas negara, untuk menutupi kebutuhan anggaran yang membengkak akibat Covid-19 pemerintah harus melakukan pembiayaan utang sebesar Rp 1.220,5 triliun sepanjang tahun ini.
Mengutip Laporan Pemerintah Tahun Anggaran 2020 Tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pada Semester I 2020, Jumat (10/7/2020), awalnya pembiayaan utang dalam APBN tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp 351,9 triliun, yang terdiri dari SBN neto sebesar Rp 389,3 triliun dan Pinjaman Neto sebesar negatif Rp 37,5 triliun.
Akan tetapi, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia di awal bulan Maret 2020 mempengaruhi kondisi ekonomi dan penurunan harga komoditas yang berimbas pada penurunan penerimaan negara.
Di saat bersamaan, belanja negara mengalami penyesuaian untuk mengantisipasi kebutuhan sektor kesehatan, penguatan perlindungan sosial dan dukungan bagi pelaku usaha agar tidak terjadi PHK massal.
Atas kebutuhan anggaran ini, pemerintah harus merubah target pembiayaan utang menjadi sebesar Rp 1.220,5 triliun yang terdiri dari SBN neto sebesar Rp 1.173,7 triliun dan pinjaman neto sebesar Rp 46,7 triliun sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2020.
Hingga semester I tahun 2020, realisasi pembiayaan utang sudah sebesar Rp 421,5 triliun atau 34,5 persen dari targetnya sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya