Suara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Administrator atau PKA Angkatan III dan PKP Angkatan V dan Angkatan VI dengan metode pembelajaran jarak jauh (distance learning).
Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Abdul Kamarzuki, yang mewakili Menteri ATR/Kepala BPN mengatakan, Sumber Daya Manusia harus ada perubahan yang dapat memberikan dampak positif untuk Kementerian ATR/BPN.
"Kementerian ATR/BPN merupakan organisasi yang cukup besar dengan adanya perwakilan di masing-masing daerah seluruh Indonesia, sehingga harus melakukan perubahan dan perubahan tersebut harus memberikan dampak positif kepada masyarakat," ujarnya melalui video conference, Selasa (01/09/2020).
Kamarzuki menjelaskan jika visi Kementerian ATR/BPN yaitu harus menuju birokrasi berkelas dunia, dengan begitu dapat meningkatkan pelayanan yang profesional dan terpercaya.
Untuk menuju instansi berkelas dunia memang dibutuhkan strategi yang matang, maka tujuan pelatihan ini dapat menghasilkan pejabat yang memiliki kualitas yang baik sehingga visi dari Kementerian ATR/BPN dapat terwujud khususnya dalam pelayanan pertanahan dan tata ruang.
Kamarzuki mengharapkan bahwa Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Kementerian ATR/BPN dapat memiliki manajemen kinerja yang baik sehingga visi dan misi Kementerian ATR/BPN dapat berjalan dengan baik.
"Saya berpesan kepada seluruh peserta pelatihan ini, tolong pelatihan ini dilaksanakan dengan tanggung jawab serta berperan aktif di dalamnya. Saya berharap tidak terjadi hambatan selama pelatihan 3 bulan ini, sehingga hasil yang diharapkan tidak hanya optimal tetapi juga bisa maksimal. Juga pesan dari Menteri ATR/Kepala BPN, seluruh pelatihan harus IT based agar mencapai standar kelas dunia," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Kegiatan Pelatihan, Sarjono Agus Santoro, mengatakan jika peserta yang mengikuti pelatihan PKA Angkatan III dan PKP Angkatan V dan Angkatan VI ini merupakan para peserta yang telah berhasil lolos seleksi yang sebelumnya dilakukan oleh PPSDM.
Tujuan pelatihan adalah untuk mengembangkan kompetensi peserta dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial Jabatan Administrator/Pengawas di Kementerian ATR/BPN.
Baca Juga: ATR/BPN: Nilai-nilai Kementerian harus Diterapkan untuk Reformasi Birokrasi
Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 1 September s.d. 18 Desember 2020. Diikuti oleh 40 (empat puluh) orang peserta PKA Angkatan III dan 80 (delapan puluh) orang peserta PKP Angkatan V dan Angkatan VI.
Pembukaan pelatihan ini diikuti juga oleh Lembaga Administrasi Negara yang diwakili oleh Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama; Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, jajaran di lingkungan PPSDM serta para Widyaiswara Kementerian ATR/BPN.
Berita Terkait
-
ATR/BPN: Nilai-nilai Kementerian harus Diterapkan untuk Reformasi Birokrasi
-
Menteri ATR/BPN Ingatkan Jajarannya untuk Melayani Masyarakat
-
Masa Pandemi, Sofyan Djalil : Masyarakat Jadi Peduli Pola Hidup Sehat
-
MenPAN RB: ASN Wanita Punya Suami Lebih dari Satu Jadi Tren Baru
-
Jokowi Klaim Masih Berkomitmen Berantas Korupsi dan Reformasi Birokrasi
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
Terkini
-
Perkuat Stabilitas Rupiah, KBI Ditunjuk Jadi Lembaga Kliring Derivatif Pasar Uang dan Valas
-
Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun
-
Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
Luhut Mau BUMN Berbasis AI, Bisa Hemat Biaya Hingga 30 Persen
-
Bhinneka Life Bayar Klaim Rp 661 Miliar Sepanjang 2025
-
Garuda Indonesia Pimpin Holding BUMN Maskapai Penerbangan
-
Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile
-
Harga Minyak Stabil di Tengah Bayang-bayang Surplus Pasokan Venezuela
-
Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!