Suara.com - PT Karya Citra Nusantara (KCN) bakal mengebut pengerjaan pembangunan dermaga atau pier 2 Pelabuhan Marunda jika Kementerian BUMN telah memutuskan pola pendanaan proyek tersebut.
Direktur Utama KCN, Widodo Setiadi mengatakan, pembangunan dermaga sampai saat ini masih tetap berjalan, tetapi memang tidak bisa sesuai target awal yaitu selesai di 2023.
"Karena kami juga masih menunggu dari Kementerian BUMN, apa polanya nanti tetap swasta murni pendanaanya, atau memang mau ada penyertaan dari negara," ujar Widodo dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (29/9/2020).
Jika sudah diputuskan Kementerian BUMN, Widodo menyakini pengerjaan dermaga 2 akan lebih cepat selesai dan bisa sesuai target awal.
"Kami sampaikan ke Kementerian BUMN, bahwa kami siap ditarget berapa lama, kalau tidak selesai ada sanksinya apa. Jadi kalau semua pihak mendukung, itu pasti bisa capai target," jelas Widodo.
Seperti diketahui, nilai investasi pembangunan Pier 2 dan Pier 3 menelan biaya sebesar Rp 9 triliun dan ditargetkan rampung pada 2023.
Total panjang Pier 2 dan Pier 3 yakni 5.350 meter dengan luas lahan pendukung yakni 100 hektare.
Pembangunan Pier 2 dan Pier 3 merupakan kelanjutan dari pembangunan Pier 1 di lahan pendukung seluas 20 hektare dari 42 hektare dan Pier 1 panjangnya 1.950 meter.
KCN menaksir, jika Pier 1, 2, dan 3 rampung dibangun, maka KCN bisa melakukan dwelling time sebesar 7.500 ton dalam satu waktu.
Baca Juga: Mengerikan! Detik-detik Jalan Tol Cibitung-Cilincing Ambruk di Marunda
Secara tahunan, pelabuhan yang dikelola KCN, bisa menampung kapasitas kapal dan aktivitasnya sebesar 35 juta ton sampai 40 juta ton.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Lalamove Tebar BHR dan Jaminan Sosial buat Mitra Driver
-
Deal Prabowo-Trump! RI Tak Bisa Pajaki Google, Netflix Hingga Meta
-
Modal Rp300 Ribu, Wanita Ini Sukses Bangun Pilar Ekonomi Keluarga
-
Trump 'Ngamuk' Lagi! Tarif Global 10% Menanti, RI Mulai Pasang Kuda-kuda
-
Prabowo Deal! Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal Masuk ke RI
-
Simalakama Tarif Trump, Apa Kabar Indonesia?
-
Harga Bitcoin Tertekan Pekan Ini, Analis Ungkap Alasannya
-
Frekuensi Transaksi Harian BEI Pecah Rekor Pekan Ini
-
OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?
-
Seskab Teddy Ngambek ke Menteri Rosan Gegara Cuma Jadi 'Pajangan' saat Konpres Perjanjian Dagang