Suara.com - Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, minta Kementerian Sosial (Kemensos) untuk tetap melakukan cek ulang data, agar masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Menurutnya, hal ini merupakan tugas dinas sosial di daerah.
"Dinas Sosial perlu selalu melakukan cek ulang data kepada masyarakat agar sampai ke benar-benar yang membutuhkan," ujarnya, saat melakukan Kunjungan Kerja Masa Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021 ke Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, bersama Kemensos, Senin (12/10/2020).
Di sela-sela kunjungan, Yandri juga memuji kinerja anggaran Kemensos, karena penyerapan anggaran sangat tinggi.
"Dari pantauan kami, baik secara langsung (ke Kementerian Sosial) maupun di lapangan, hasil serapan Kemensos sudah sangat bagus. Walaupun masih ada kekurangan, misalnya ada data beberapa yang tidak tepat sasaran, ya itu mejadi bagian evaluasi kita," ujar Yandri.
Kunjungan ini dalam rangka mendengarkan aspirasi masyarakat, khususnya pembangunan kesejahteraan sosial di Kabupaten Pandeglang.
Dalam laporan Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang 2019 - 2020, terdapat program-program prioritas nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan di kabupaten ini. Salah satunya yaitu Program Keluarga Harapan (PKH).
Pada 2020, PKH untuk Kabupaten Pandeglang dari dana Anggaran Pengeluaran dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 157,6 miliar, disalurkan untuk 76.115 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Adapun dari jumlah tersebut, 5.301 KPM diantaranya telah graduasi mandiri.
Bantuan Sosial Pangan Non Tunai Program Sembako tahun 2020, bersumber dari dana APBN Rp 168,1 miliar dan Anggaran Pengeluaran dan Belanja Daerah (APBD) Rp 66,5 juta, dengan total anggaran Rp 168,2 miliar disalurkan untuk 115.457 KPM di Kabupaten Pandeglang.
Dalam upaya penanganan dampak pandemi Covid-19, saat ini pemerintah pusat tengah melaksanakan pendistribusian Bantuan Sosial Beras (BSB) di Kabupaten Pandeglang. Hingga 2 Oktober, BSB di kabupaten ini telah telah terdistribusi kepada 13.342 KPM atau sebanyak 26.684 karung (17,5 persen).
Baca Juga: Nenek Penjual Kopi Terharu Mendapat Bantuan Sembako dari Kemensos
Kemensos telah dan sedang melaksanakan berbagai program, seperti Bantuan Sosial Sembako (BSS), Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Sembako dan Bantuan Sosial Beras (BSB), sebagai bagian dari program jaring pengaman sosial dalam rangka menangani dampak Covid-19.
Turut hadir dalam kunjungan kerja, Direktur Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat (PSKKM) Kemensos, Serimika BR. Karo; Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily; Laksdya TNI (Purn), Moekhlas Sidik; Plt. Bupati Pandeglang, Kadinsos, Badan Pengelola Keuangan Haji, Kakankemenag Pandeglang dan anggota lainnya.
Berita Terkait
-
Kasus Anak Naik di Tengah Pandemi, Mensos Minta Mereka Dapat Hak-haknya
-
Soal Kinerja Kemensos, Begini Kata Jurnalis Senior Andy F. Noya
-
Kepala BP3S Instruksikan Penegakan Protokol Kesehatan di BBPPKS Banjarmasin
-
Kemensos Salurkan 2000 Paket Sembako untuk Panti Asuhan di Surakarta
-
DPR Minta Kemensos Beri Alat Bantu bagi Para Lansia Terlantar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN
-
Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
-
Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
-
Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I
-
BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan
-
Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200