Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan capaian output APBN dalam konferensi pers APBN KiTa (kinerja dan Fakta) edisi Oktober 2020.
Lantas sudah sejauh mana pengelolaan APBN, yuk tengok lagi capainnya yang kutip Suara.com dari APBN KiTa, Rabu (21/10/2020).
Berikut adalah beberapa daftar capaian APBN 2020 hingga 30 September 2020 di berbagai bidang.
Pada bantuan sosial (bansos) / bantuan pemerintah, capaian output telah disalurkan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kartu Sembako 19,4 juta KPM, bantuan sembako Jabodetabek 1,9 juta KPM, Bansos Tunai Non Jabodetabek 9,2 juta KPM.
Lebih lanjut bantuan tunai peserta sembako non PKH 9 juta KPM, bantuan beras peserta PKH 2 juta KPM, bantuan Usaha Mikro 9,1 juta penerima, bantuan upah 10,7 juta penerima, kartu Prakerja 5,5 juta penerima, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa 7,6 juta penerima.
Sementara pada bidang pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) sebanyak 15,54 juta siswa, Bidik Misi/ Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebanyak 634.290 mahasiswa, bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kementerian Agama (Kemenag) 7 juta siswa, membangun/rehabilitasi Sekolah Dasar dan Menengah sebanyak 528 sekolah, madrasah & sekolah keagamaan sebanyak 226 sekolah.
Sedangkan di bidang kesehatan terdapat peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 96,4 jiwa, peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) / Bukan Pekerja (BP) Penerima Bantuan Iuran 35,99 juta jiwa, insentif tenaga kesehatan (nakes) di pusat sebanyak 235.800 ribu nakes dan di daerah sebanyak 137.700 nakes.
Pada pos subsidi telah diberikan diskon listrik/pembebasan biaya 31,4 juta pelanggan rumah tangga dan UMKM, subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) 3,5 juta debitur, bantuan perumahan sebanyak 108.200 unit rumah termasuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan subsidi pupuk sebanyak 6,4 juta ton.
Di bidang infrastruktur antara lain pembangunan jalan baru sepanjang 137,21 kilometer, pembangunan jembatan sepanjang 3.777,6 meter, bendungan sebanyak 45 dengan rata-rata fisik sudah siap 48,57 persen.
Baca Juga: Sri Mulyani Tak Terima Defisit APBN Disebut Sudah Terlalu Tinggi
Rel kereta api sepanjang 113,1 km, pelabuhan di 5 lokasi, pembangunan jaringan irigasi rata-rata fisiknya sudah siao 76,10 persen, rehabilitasi jaringan irigasi rata-rata fisik 52,28 persen, rehabilitasi RJIT sebanyak 121.590 ha, jargas 86 persen dari target 127.864 sambungan rumah di 23 kabupaten/kotamadya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
Terkini
-
Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta/Gram Hari Ini
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Awak Hingga Pesawat ATR 42-500 Fit dan Layak Terbang
-
IHSG Masih Betah di Level 9.000 di Pembukaan Awal Pekan
-
IHSG Diprediksi Sideways, Cek Saham-saham Rekomendasi Analis Hari Ini
-
Harga Emas di Pegadaian Stabil, Pembeli Bisa Pesan Secara Online
-
Daftar Kode SWIFT BNI dan Cara Pakai untuk Transfer Internasional
-
Bencana Sumatera Jadi Alarm Keras: Pemerintah Didesak Perketat Standar Tata Kelola Tambang
-
Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal
-
Pergerakan Saham BUMI: Dilepas Asing, Diborong Lokal, Proyeksi Masih Kuat?
-
Membangun Fondasi Ekonomi Masa Depan Melalui Pendidikan Dini