Suara.com - Melonjaknya kasus positif virus corona atau Covid-19 di sejumlah negara di dunia membuat kekhawatiran akan permintaan bahan bakar, imbasnya harga minyak dunia anjlok lebih dari 3 persen.
Mengutip CNBC, Kamis (22/10/2020) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok 1,43 dollar AS atau 3,3 persen menjadi 41,73 dollar AS per barel.
Sedangkan harga minyak patokan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), anjlok 1,67 dollar AS atau turun 4 persen menjadi 40,03 dollar AS per barel.
Persediaan minyak mentah Amerika turun 1 juta barel dalam sepekan hingga 16 Oktober menjadi 488,1 juta barel, sementara stok bensin melonjak, menunjukkan melemahnya permintaan bahan bakar.
Pada Selasa, Menteri Energi Rusia mengatakan masih terlalu dini untuk membahas masa depan pembatasan produksi minyak global setelah Desember, kurang dari sepekan setelah menyatakan rencana untuk mengurangi pembatasan produksi harus dilanjutkan.
Awal tahun ini, Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia - bersama-sama dikenal sebagai OPEC Plus - sepakat untuk memangkas pengurangan produksi pada Januari dari 7,7 juta barel per hari (bph) saat ini menjadi sekitar 5,7 juta bph.
Pada saat bersamaan, anggota OPEC Libya, yang dibebaskan dari pakta pemotongan tersebut, juga meningkatkan produksi setelah konflik bersenjata menutup hampir semua produksinya pada Januari.
Produksi pulih kembali menjadi sekitar 500.000 bph dengan Tripoli memperkirakan angka itu menjadi dua kali lipat pada akhir tahun.
Pertarungan atas RUU bantuan virus corona AS yang besar dan kuat akan berlanjut hingga Rabu ketika Gedung Putih dan Partai Demokrat berupaya untuk mencapai kesepakatan sebelum pemilu 3 November.
Baca Juga: Kenaikan Harga Minyak Dunia Terganjal Banyaknya Kasus Positif Corona
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
APBN Sudah Tekor Rp 54,6 T di Awal Tahun, Pengusaha Muda Tekankan Reformasi Pajak
-
Penyebab Harga Saham BNBR Menguat Hari Ini, Bikin Bakrie Cuan
-
Cara Menghitung THR Ojol dan Simulasi Pencairan BHR 2026
-
ESDM Tetap Gaspol Impor Migas USD 15 Miliar dari AS, Meski Ada Pembatalan Tarif
-
Kriteria Driver Ojol Dapat THR, Ini Rinciannya
-
Saham BUMI Diborong Asing saat IHSG Merah Merona
-
Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump
-
Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG
-
Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan
-
CEO World Economic Forum Mundur Usai Hubungannya dengan Jeffrey Epstein Terkuak