Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai libur hajatan Pilkada dibuka di jalur hijau pada Kamis (10/12/2020). Terpantau IHSG naik ke level 5.977 setelah sebelumnya pada perdagangan kemarin ditutup menguat di level 5.944.
Melansir data RTI, IHSG di awal pra perdagangan IHSG naik 32 basis poin ke level 5.947 atau menguat 0,55 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09.00 WIB, laju IHSG makin terbang tinggi dengan terus naik sampai level 5.985 bertambah 40 basis poin atau menguat 0,68 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan menghijau pada awal pra perdagangan indeks ini naik 7,5 basis poin atau menguat 0,81 persen menuju level 940.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 450 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 495 miliar dan volume transaksi mencapai 24 ribu kali.
Sebanyak 200 saham menguat, 45 saham melemah dan 168 saham belum ditransaksikan.
Meski begitu, Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan potensi IHSG akan turun sepanjang perdagangan hari ini, pasalnya ketika market Indonesia libur untuk menyelenggarakan Pilkada, Indeks Dow Jones bisa dikatakan ditutup flat di tengah turunnya EIDO sebesar 0,30 persen serta turunnya beberapa harga komoditas.
"Disertai tren investor asing kembali membukukan net sell berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan Kamis ini," kata Edwin dalam analisanya, Kamis (10/12/2020).
Secara khusus kata Edwin, investor perlu sangat berhati-hati terhadap saham farmasi seperti, KAEF, INAF & IRRA karena valuasi relatif sudah sangat mahal (PER KAEF 538x & PER IRRA 204x).
Baca Juga: Suka Motoran Berdua, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Bagikan Hadiah
"Bahkan yang paling parah mahalnya saham INAF yang masih menderita RUGI BERSIH hingga kuartal 3/2020 sebesar Rp -18.88 miliar membuat PER mencapai -581x," paparnya.
Di lain pihak, sentimen positif datang dari penguatan harga komoditas beberapa komoditas yakni batubara, nikel dan timah, sehingga berpotensi mendorong naik saham dibawah komoditas.
"IHSG kami perkirakan bergerak pada 5.894 - 5.985 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah PGAS, ANTM, ERAA, CPIN, MAPI PZZA, TINS, WIKA, SMRA dan BRIS," diprediksinya.
Pada perdagangan 8 Desember IHSG ditutup menguat sebesar 0,23 persen kelevel 5.944. Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa AS yang ditutup melemah membawa kabar kurang baik untuk perdagangan hari ini.
Kabar vaksin COVID-19 masih menjadi sentimen positif pasar keuangan Indonesia, dari Bank Indonesia hari ini akan rilis data retail sales yang akan diumumkan pada hari in.
Berita Terkait
-
Heboh 'Whip Pink' Makan Korban, Mendag Budi Turun Tangan
-
Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran
-
IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?
-
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
Terkini
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
Heboh 'Whip Pink' Makan Korban, Mendag Budi Turun Tangan
-
Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys
-
Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo
-
Pemerintah Catat Belanja Nasional Capai Rp 393,78 T Sepanjang 2025
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon